Mengejar Rida Allah di Balik Kemuliaan Lailatul Qadar

  • 19 Mar 2026 08:00 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Motivasi yang kuat sangat diperlukan dalam menjalankan ibadah selama Ramadan. Motivasi itu membantu umat Muslim menjaga semangat beribadah. Hal ini khususnya penting ketika mengejar malam Lailatul Qadar.

Lailatul Qadar dipahami sebagai malam dengan perjalanan dari kegelapan menuju cahaya. Kata “lail” berarti malam yang sunyi dan gelap. Sementara itu, “qadar” berarti kemuliaan yang penuh cahaya dari Allah SWT.

Anggota Muharrik Dakwah Samarinda, Ustaz Mu’arrif Anshori, menyampaikan penjelasan itu dalam program Tauladan (Tanya Uztad di Bulan Ramadan) di RRI Pro 2 Samarinda dikutip pada Kamis, 19 Maret 2026. Ia mengingatkan pentingnya meningkatkan ibadah malam hari. “Ibadah di malam hari seperti tadarus dan berdoa akan dihitung sebagai ibadah selama 83 tahun,” katanya.

Ia menjelaskan, penjelasan itu menjadi motivasi awal bagi umat Muslim. Namun, ada motivasi yang lebih tinggi untuk dikejar. Motivasi itu adalah usaha mendapatkan rida Allah. “Apabila terjadi perubahan signifikan di dalam hidup kita, hati dan ucapan mulai tertata, tidak gampang emosi, sabarnya tidak setipis tisu, nah, insyaallah itu merupakan tanda kita sudah menggapai yang namanya malam Lailatul Qadar,” ucapnya.

Ia menegaskan hal terpenting dalam hidup bukan hanya jumlah pahala. Hal yang terpenting adalah cara mendapatkan rida Allah melalui amal baik. “Tentunya juga tetap berikhtiar kepada Allah di dalam hidup ini, bagaimana caranya setiap tingkah laku kita bernilai ibadah,” katanya.

Bulan Ramadan juga dikenal sebagai syahrut tarbiyah yang berarti bulan pendidikan. Ramadan menjadi waktu penggemblengan bagi umat Muslim. Ketika seseorang mampu mengendalikan hawa nafsu, derajatnya dapat menjadi lebih mulia daripada malaikat," katanya.

Ustaz Mu’arrif Anshori berharap umat Muslim selalu mendapat rida Allah atas perjumpaan dengan Ramadan. Ia juga berharap umat muslim dapat kembali bertemu Ramadan berikutnya. “Semoga kita menjadi terinspirasi dan termotivasi dengan pahala seribu bulan dan lebih terinspirasi lagi untuk mencapai cahaya Allah,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....