Ramadan: Momentum Keagungan Al-Qur'an dan Transformasi menuju Takwa
- 02 Mar 2026 11:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Keistimewaan bulan Ramadan bagi umat Islam bukan tanpa alasan. Ramadan dipilih sebagai waktu diturunkannya mukjizat terbesar, yakni Al-Qur’an.
Hal tersebut disampaikan Ustaz Andi Muhammad Narto dari Muhammadiyah Samarinda dalam siaran Dialog Ramadan RRI, Rabu 25 Februari 2026. Menurutnya, keberadaan kitab suci Al-Qur’an menjadi alasan utama mengapa Ramadan begitu dimuliakan.
“Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an. Al-Qur’an membawa keagungan bagi siapa saja yang dekat dan berpegang teguh kepadanya,” ujar Ustaz Andi.
Ia menjelaskan, kemuliaan Al-Qur’an juga tercermin dalam kisah Malaikat Jibril AS yang menjadi malaikat paling mulia karena amanahnya menyampaikan wahyu. Demikian pula Nabi Muhammad SAW yang diangkat menjadi nabi paling agung setelah menerima Al-Qur’an.
Karena itu, ia mengingatkan umat Islam agar tidak menyia-nyiakan momentum Ramadan yang penuh keberkahan.
“Jangan sia-siakan bulan Ramadan. Ini adalah kesempatan besar untuk mendekatkan diri kepada Allah,” katanya.
Selain sebagai bulan turunnya Al-Qur’an, Ramadan juga identik dengan malam istimewa, Lailatul Qadar, yang lebih baik daripada seribu bulan. Setiap Muslim berharap dapat meraih malam penuh kemuliaan tersebut dengan menghidupkan malam-malam Ramadan melalui ibadah yang tulus dan penuh keikhlasan.
Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Bulan suci ini merupakan momentum terbukanya pintu rahmat dan ampunan Allah SWT bagi hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh memohon ampun.
Tujuan akhir dari seluruh rangkaian ibadah di bulan Ramadan adalah meraih derajat takwa. Takwa bukan sekadar identitas, melainkan wujud transformasi diri menjadi pribadi yang lebih bersih, bijaksana, serta semakin dekat dengan Sang Pencipta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....