Tips Menjaga Kesehatan Keluarga Menjelang Idulfitri

  • 14 Mar 2026 22:14 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Ramadan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperhatikan kesehatan keluarga. Menjelang Hari Raya Idulfitri, berbagai aktivitas seperti mudik, mempersiapkan hidangan, hingga menerima tamu seringkali membuat pola hidup menjadi kurang teratur. Karena itu, menjaga kesehatan fisik, mental, dan kebersihan keluarga menjadi hal penting agar momen lebaran dapat dinikmati secara optimal.

Hal ini disampaikan oleh Paula Mariana Kustiawan, akademisi dari Sahabat Misykat Indonesia sekaligus peneliti produktif asal Kalimantan Timur dalam program Dialog Ramadan Pro 1 RRI Samarinda, Jumat 13 Maret 2026. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa puasa Ramadan memiliki banyak manfaat kesehatan jika dijalani dengan pola hidup yang seimbang.

Menurut Paula, puasa pada dasarnya memiliki konsep yang mirip dengan metode diet modern seperti intermittent fasting. Namun dalam Islam, puasa tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga bernilai ibadah yang mendekatkan manusia kepada Tuhan.

“Puasa Ramadan memberikan keuntungan kesehatan sekaligus pahala ibadah. Karena itu penting bagi kita menjaga pola makan yang benar agar tubuh tetap kuat menjalani aktivitas selama Ramadan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sahur sebagai sumber energi utama selama berpuasa. Asupan makanan saat sahur membantu tubuh terhindar dari dehidrasi sekaligus memberikan tenaga untuk menjalani aktivitas sepanjang hari. Karena itu, menu sahur sebaiknya mengandung protein, sayur, serta karbohidrat dalam porsi seimbang.

Selain sahur, cara berbuka juga perlu diperhatikan. Paula menyarankan agar berbuka diawali dengan makanan yang ringan seperti kurma. Buah tersebut memiliki kandungan mineral seperti magnesium yang bermanfaat untuk membantu tubuh memulihkan energi setelah seharian berpuasa.

Memasuki masa lebaran, masyarakat juga diingatkan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan khas hari raya. Hidangan seperti opor, rendang, dan makanan berlemak memang menjadi tradisi, namun jika dikonsumsi berlebihan dapat memicu peningkatan kadar lemak dalam tubuh serta berdampak pada kesehatan jantung.

“Jangan sampai selama Ramadan kita sudah menjaga kesehatan, tetapi saat lebaran justru kebablasan. Tetap jaga porsi makan dan asupan gizi agar tubuh tetap sehat,” katanya.

Paula juga mengingatkan keluarga untuk lebih memperhatikan kesehatan anak-anak, terutama di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat saat mudik. Keramaian di tempat umum seperti terminal, bandara, atau taman hiburan berpotensi menjadi tempat penularan penyakit, termasuk campak yang sempat dilaporkan meningkat di beberapa daerah.

Ia menyarankan masyarakat agar tetap menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan selama Ramadan hingga Idulfitri. Dengan menjaga pola makan, cukup istirahat, serta memperhatikan kebersihan diri dan keluarga, masyarakat dapat merayakan lebaran dengan tubuh yang sehat dan suasana yang penuh kebahagiaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....