Waktu Efektif untuk Berdoa selama Ramadan
- 11 Mar 2026 11:04 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Selain sebagai bentuk penghambaan kepada Allah, doa yang dipanjatkan pada waktu-waktu tertentu diyakini memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan.
Hal itu disampaikan Ustaz Ramadiva Muhammad Akhyar, dari Muharrik Dakwah Samarinda. Ia menjelaskan, dalam ajaran Islam terdapat beberapa waktu yang dianggap lebih utama atau afdal untuk berdoa saat berpuasa.
Menurutnya, salah satu waktu paling efektif untuk berdoa adalah menjelang berbuka puasa. Momentum tersebut disebut sebagai saat yang sangat istimewa bagi orang yang menjalankan puasa.
“Pada saat berbuka, khususnya di bulan Ramadan, doa orang yang berpuasa memiliki keutamaan yang luar biasa,” ujarnya dalam Program Tauladan Pro2 Samarinda, pada Selasa 10 Maret 2026.
Selain waktu berbuka, ia juga menyebut waktu sahur sebagai salah satu momen yang dianjurkan untuk memperbanyak doa. Pada waktu tersebut, umat Islam biasanya juga bangun untuk melaksanakan ibadah tambahan seperti salat malam.
Ia menambahkan, waktu sepertiga malam terakhir juga termasuk saat yang sangat mustajab untuk berdoa. Pada waktu itu, umat Islam dianjurkan melaksanakan salat tahajud dan memohon kepada Allah.
| Baca juga: Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadan |
“Jika seseorang bangun pada sepertiga malam untuk salat tahajud lalu berdoa, nilainya berlipat ganda. Pertama karena berada di bulan Ramadan, kedua karena dilakukan pada sepertiga malam yang merupakan waktu istimewa,” katanya.
Dalam Al-Qur’an, kata dia, waktu malam juga disebut sebagai waktu yang dapat mengantarkan seseorang memperoleh kedudukan mulia di sisi Allah apabila dimanfaatkan untuk beribadah.
Ustaz Ramadiva menjelaskan, selama menjalankan puasa seseorang juga berada dalam kondisi menahan diri dari perbuatan tercela. Kondisi tersebut diyakini membuat seorang hamba semakin dekat dengan Allah, sehingga doa yang dipanjatkan berpeluang lebih cepat dikabulkan.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa pada malam-malam Ramadan, khususnya ketika mengejar malam Lailatul Qadar yang diyakini lebih baik dari seribu bulan. Meski sering dikaitkan dengan sepuluh malam terakhir Ramadan, Ramadiva mengingatkan agar umat Islam tetap konsisten beribadah sejak awal bulan.
“Kalau ingin benar-benar mengejar Lailatul Qadar, maka harus serius sejak awal Ramadan, bukan hanya fokus pada sepuluh malam terakhir,” ujarnya.
Ia juga menyoroti fenomena di masyarakat di mana masjid justru mulai sepi pada penghujung Ramadan karena sebagian orang telah disibukkan dengan persiapan Hari Raya. Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian agar umat Islam tetap memprioritaskan ibadah dan memaksimalkan doa hingga akhir bulan suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....