Hidrasi Sehat Kunci Jaga Kebugaran Selama Ramadan

  • 08 Mar 2026 10:30 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemilihan jenis minuman untuk berbuka puasa sangat krusial dalam menjaga stabilitas glukosa darah dan mendukung hidrasi sehat.

Pola hidrasi sehat yang tepat dapat mencegah gangguan fungsi kognitif maupun fisik akibat kekurangan cairan selama menjalankan ibadah puasa.

Kementerian Kesehatan RI melalui kampanye Germas menekankan bahwa air putih merupakan pilihan terbaik untuk hidrasi sehat karena bebas kalori.

Kemenkes menyarankan pola 2-4-2, yaitu membagi konsumsi delapan gelas air saat berbuka, malam hari, dan sahur guna menjaga hidrasi sehat.

Selain air mineral, Mayo Clinic (2023) menyebutkan air kelapa efektif membantu pemulihan cairan tubuh karena kandungan elektrolit alaminya yang tinggi.

Penelitian dalam Journal of Physiological Anthropology menunjukkan air kelapa mendukung hidrasi sehat dengan beban glikemik yang lebih rendah dibanding minuman olahraga.

World Health Organization (WHO) pada 2023 juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi konsumsi minuman manis guna mendukung prinsip hidrasi sehat.

Asupan gula berlebih saat berbuka dapat memicu lonjakan insulin instan yang mengakibatkan tubuh terasa lemas atau mengalami sugar crash.

Guna mendukung hidrasi sehat dan kenyamanan pencernaan, studi dalam jurnal Nutrients (2020) mengonfirmasi manfaat minuman jahe yang bersifat anti-inflamasi.

American Diabetes Association (ADA) turut merekomendasikan konsumsi buah utuh dengan indeks glikemik rendah sebagai pelengkap agenda hidrasi sehat masyarakat.

Terlebih, data BMKG menunjukkan risiko dehidrasi di wilayah tropis meningkat saat cuaca ekstrem, sehingga pemenuhan hidrasi sehat menjadi kebutuhan krusial.

Menerapkan hidrasi sehat dengan pilihan cairan yang tepat akan memastikan tubuh tetap bugar dan terhindar dari risiko penyakit metabolik jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....