Menjadikan Bulan Ramadan sebagai Momen Evaluasi Diri

  • 08 Mar 2026 06:48 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Bulan Ramadan adalah momentum krusial untuk melakukan evaluasi diri secara mendalam. Dalam program Dialog Ramadan di Pro1 RRI Samarinda, Kamis, 19 Februari 2026, Ustaz Didi Supriadi menekankan pentingnya muhasabah atau intropeksi diri sebagai langkah awal menuju pembaruan spiritual.

Menurut Ustaz Didi, Ramadan hadir sebagai kesempatan emas bagi umat Muslim untuk merenungi perjalanan hidup yang telah dilalui. Ia mengajak jamaah untuk memperbaharui komitmen kepada Sang Pencipta dan memperbaiki segala kesalahan di masa lalu.

"Momentum inilah di bulan Ramadan ini sebagai ajang untuk mengintropeksi diri dan memperbaiki hal-hal yang salah pada diri kita serta harus senantiasa meningkatkan ibadah kepada Allah Swt," ujar Ustaz Didi

Ia merujuk pada Surah Al-Hasyr ayat 18 yang memerintahkan orang beriman untuk memperhatikan bekal apa yang telah disiapkan untuk akhirat.

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (Q.S Al-Hasyr: 18)

Evaluasi diri ini sangat penting mengingat adanya ancaman puasa yang sia-sia. Ustaz Didi mengingatkan, tanpa kualitas spiritual yang baik, seseorang berisiko terjebak dalam ibadah yang tidak bernilai di mata Allah.

Ustaz Didi mengutip sebuah peringatan tentang fenomena umat yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa selain rasa lapar. Hal ini biasanya terjadi karena kurangnya penjagaan terhadap niat dan adab selama menjalankan ibadah tersebut.

"Banyak ya mungkin barangkali orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan puasa itu, artinya hanya lapar saja," katanya. Oleh karena itu, niat harus selalu diperbaharui agar setiap aktivitas bernilai ibadah.

Ustaz Didi menutup bahasannya dengan menegaskan, keberhasilan Ramadan diukur dari seberapa besar perubahan positif dalam diri seseorang setelah bulan ini berakhir. Muhasabah yang jujur menjadi kunci utama untuk mencapai derajat takwa yang sesungguhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....