Prioritas Tilawah Al-Qur'an Sambut Ramadan 1447 Hijriah
- 20 Feb 2026 17:50 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kedatangan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim diingatkan untuk mulai menata niat dan manajemen waktu guna mengoptimalkan ibadah. Dalam program Hikmah Pagi di RRI Samarinda pada Senin, 2 Februari 2026, Ustaz Machnun Uzni menekankan bahwa salah satu prioritas utama yang harus disiapkan adalah interaksi yang intens dengan Al-Qur'an melalui tilawah atau tadarus.
Ustaz Machnun menjelaskan bahwa membaca Al-Qur'an bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana untuk meraih ketenangan jiwa dan rahmat dari Allah SWT. Ia mengutip Surah Al-Fatir ayat 29 yang menyebutkan bahwa orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat adalah mereka yang mengharapkan "perdagangan yang tidak akan merugi".
"Salah satu optimalisasi ibadah di bulan Ramadan adalah membaca Al-Qur'an. Ini menjadi targhib atau pengingat bagi kita semua untuk menaikkan kualitas ibadah setiap tahunnya agar menjadi pribadi yang benar-benar bertakwa," ujar Ustaz Machnun Uzni saat memberikan tausiah.
Dalam paparannya, terdapat tiga waktu istimewa yang sangat disarankan untuk melakukan tilawah selama Ramadan. Waktu pertama adalah saat dini hari atau waktu sahur menjelang subuh. Menurutnya, waktu ini merupakan saat paling tenang untuk meresapi makna ayat-ayat suci Al-Qur'an tanpa gangguan aktivitas duniawi.
Waktu kedua adalah antara magrib dan isya. Meskipun waktu ini sering disibukkan dengan aktivitas berbuka puasa, Ustaz Machnun menyarankan agar tetap meluangkan waktu meski hanya beberapa lembar bacaan. Waktu ketiga yang tak kalah utama adalah setelah salat subuh hingga terbitnya matahari atau waktu syuruq.
"Membaca Al-Qur'an di waktu fajar atau malam hari dengan tartil akan mengisi jiwa kita. Makna tartil sendiri adalah membaca tidak bergesa-gesa dan sesuai dengan kaidah tajwid yang benar," ucap pendiri Sahabat Miskat Indonesia tersebut.
Lebih lanjut, Ustaz Machnun mengungkapkan keutamaan luar biasa bagi mereka yang mampu mengkhatamkan Al-Qur'an. Berdasarkan hadis, sebanyak 60.000 malaikat akan memohonkan ampun bagi hamba yang berhasil menyelesaikan bacaan 30 juz hingga ke penghujung khatamnya.
"Ketika seorang hamba mengkhatamkan Al-Qur'an, maka di penghujung khatamnya malaikat memohonkan ampun kepadanya. Mari kita jadikan momentum Ramadan ini untuk menargetkan khatam dari Al-Fatihah hingga An-Nas," ujar Ustaz Machnun menutup sesi doa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....