Saka Hattrick, Inggris Raih Posisi Ketiga Piala Dunia 2026
- 19 Jul 2026 07:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Timnas Inggris menutup kiprahnya di Piala Dunia FIFA 2026 dengan meraih peringkat ketiga usai mengalahkan Prancis 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga di Hard Rock Stadium, Miami, Minggu, 19 Juli 2026 waktu setempat. Bukayo Saka tampil sebagai bintang dengan mencetak hattrick, sementara Kylian Mbappe mengukir rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Inggris langsung tampil agresif sejak menit awal. Declan Rice membuka keunggulan pada menit ketiga sebelum Ezri Konsa menggandakan skor melalui sundulan hasil sepak pojok pada menit ke-18.
Saka kemudian membawa The Three Lions menjauh lewat dua gol pada penghujung babak pertama sehingga Inggris menutup 45 menit pertama dengan keunggulan telak 4-0.
Prancis bangkit selepas jeda. Mbappe memperkecil ketertinggalan pada menit ke-48 sebelum Bradley Barcola kembali menghidupkan asa Les Bleus enam menit berselang.
Kapten Prancis itu kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-66. Gol tersebut menjadi gol ke-22 Mbappe di putaran final Piala Dunia, melewati catatan Lionel Messi yang sebelumnya mengoleksi 21 gol.
Inggris kembali memperlebar jarak melalui eksekusi penalti Saka pada menit ke-87 yang sekaligus melengkapi hattrick pemain Arsenal tersebut. Ousmane Dembele sempat memperkecil skor pada masa injury time, namun Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris lewat gol penutup sehingga laga berakhir 6-4.
Selain membawa Inggris meraih medali perunggu, kemenangan ini juga menjadi pencapaian terbaik The Three Lions di Piala Dunia sejak menjadi juara pada 1966.
Di sisi individu, Mbappe kini memimpin daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan koleksi 10 gol, unggul dua gol atas Lionel Messi yang mengemas 8 gol menjelang final melawan Spanyol. Penyerang Real Madrid itu juga menjadi pemain pertama sejak Gerd Muller pada Piala Dunia 1970 yang mampu mencetak dua digit gol dalam satu edisi turnamen.
Sementara itu, Laga perebutan tempat ketiga ini menghadirkan dua cerita besar. Inggris sukses mengakhiri turnamen dengan permainan menyerang yang sangat berbeda dibanding semifinal saat dikritik karena tampil terlalu defensif menghadapi Argentina. Respons Thomas Tuchel terhadap kritik publik terlihat jelas melalui pendekatan menyerang yang menghasilkan enam gol ke gawang Prancis.
Namun, sorotan utama juga tertuju kepada Kylian Mbappe. Meski gagal membawa Prancis ke final, dua gol yang dicetaknya memiliki arti besar dalam sejarah sepak bola dunia. Dengan torehan 22 gol di putaran final Piala Dunia, Mbappe resmi melampaui Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi tersebut.
Persaingan menuju Sepatu Emas juga semakin menarik. Mbappe kini memimpin dengan 10 gol, sementara Messi masih memiliki peluang mengejar pada partai final menghadapi Spanyol. Artinya, selain memperebutkan trofi juara dunia, final nanti juga akan menentukan apakah Messi mampu merebut kembali gelar top skor atau Mbappe mempertahankan dominasinya sebagai penyerang paling produktif di Piala Dunia 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....