Kabut Asap Selimuti New Jersey, Apakah Final Tetap Digelar?

  • 18 Jul 2026 09:08 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, New York – Kabut asap akibat kebakaran hutan di Kanada memunculkan pertanyaan mengenai kepastian lokasi final Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Spanyol di New York New Jersey Stadium, Senin 20 Juli 2026 pukul 03:00 WITA. Meski kualitas udara masih menjadi perhatian, FIFA menegaskan hingga kini belum ada rencana memindahkan lokasi pertandingan.

Laporan ESPN menyebut, FIFA masih optimistis partai puncak tetap dapat berlangsung sesuai jadwal. Namun, badan sepak bola dunia itu terus memantau perkembangan kualitas udara yang dipengaruhi asap kebakaran hutan dari Kanada.

Dalam beberapa hari terakhir, wilayah New York dan New Jersey diselimuti kabut asap sehingga pemerintah setempat mengeluarkan peringatan kualitas udara. Bahkan, pertandingan Major League Soccer (MLS) antara Chicago Fire dan Vancouver Whitecaps sempat ditunda karena kondisi udara dinilai tidak aman.

Meski demikian, regulasi Piala Dunia 2026 memberikan kewenangan penuh kepada FIFA untuk membatalkan, menjadwal ulang, atau memindahkan pertandingan apabila terjadi keadaan darurat, termasuk ancaman terhadap kesehatan, keselamatan, maupun keamanan.

Aturan tersebut tercantum dalam Pasal 6.9 Regulasi Piala Dunia FIFA 2026 yang menyatakan FIFA berhak mengubah jadwal maupun lokasi pertandingan apabila kondisi memaksa.

Hingga saat ini, belum ada indikasi keputusan tersebut akan diambil. FIFA masih menunggu perkembangan cuaca dalam 48 jam menjelang pertandingan.

Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat (National Weather Service), memperkirakan asap masih akan bertahan, meski intensitasnya diprediksi berkurang. Di sisi lain, hujan yang diperkirakan turun pada Sabtu dapat membantu memperbaiki kualitas udara, meski arah angin tetap menjadi faktor yang sulit diprediksi.

Menariknya, Timnas Spanyol tetap menjalani sesi latihan di luar ruangan di East Hanover, New Jersey, meski kualitas udara saat itu masih berada pada kategori tidak sehat.

Sementara itu, Secara aturan, FIFA memang memiliki kewenangan penuh untuk memindahkan lokasi pertandingan, termasuk final Piala Dunia. Namun, keputusan tersebut merupakan pilihan terakhir karena melibatkan aspek logistik, keamanan, hak siar, hingga puluhan ribu suporter yang telah memiliki tiket.

Apalagi, final Piala Dunia merupakan acara olahraga terbesar di dunia. Memindahkan lokasi hanya beberapa hari sebelum pertandingan akan menimbulkan dampak besar terhadap penyelenggaraan dan operasional turnamen.

Karena itu, selama kualitas udara masih berada dalam batas yang dapat diterima dan tidak membahayakan kesehatan pemain maupun penonton, FIFA kemungkinan besar akan mempertahankan New York New Jersey Stadium sebagai lokasi final.

Penentuan akhir diperkirakan baru dilakukan mendekati hari pertandingan setelah FIFA menerima laporan terbaru mengenai kualitas udara, kondisi cuaca, serta rekomendasi dari otoritas kesehatan dan keselamatan setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....