Spanyol dan Mimpi Gelar Kedua Piala Dunia 2026
- 20 Jul 2026 04:10 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, New Jersey – Tim Nasional Spanyol kembali mencatatkan sejarah dengan melaju ke final Piala Dunia 2026. Pencapaian tersebut menjadi yang kedua bagi La Roja sepanjang sejarah keikutsertaannya di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia, setelah sebelumnya tampil di partai puncak dan menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Melansir dari FIFA, Spanyol pertama kali tampil di Piala Dunia pada 1934. Meski langsung mencapai babak perempat final, perjalanan mereka menuju gelar juara membutuhkan waktu puluhan tahun. Selama beberapa dekade, Spanyol kerap diperkuat pemain-pemain berkualitas, namun belum mampu menembus partai final. Prestasi terbaik sebelum 2010 adalah finis di posisi keempat pada Piala Dunia 1950 di Brasil.
Era keemasan Spanyol hadir pada 2008 hingga 2012. Setelah menjuarai Piala Eropa 2008, skuad asuhan Vicente del Bosque datang ke Piala Dunia 2010 dengan gaya bermain tiki-taka yang mengandalkan penguasaan bola, umpan-umpan pendek, dan disiplin taktik. Meskipun sempat kalah 0-1 dari Swiss pada laga pembuka, Spanyol bangkit dan menyapu bersih pertandingan berikutnya hingga mencapai final.
Di partai final Piala Dunia 2010, Spanyol menghadapi Belanda di Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan. Pertandingan berlangsung sengit hingga babak tambahan waktu sebelum Andrés Iniesta mencetak gol kemenangan pada menit ke-116. Gol tersebut memastikan kemenangan 1-0 sekaligus menghadirkan gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah sepak bola Spanyol.
Keberhasilan itu didukung oleh generasi emas yang diperkuat Iker Casillas, Sergio Ramos, Carles Puyol, Gerard Piqué, Sergio Busquets, Xabi Alonso, Xavi Hernández, Andrés Iniesta, David Villa, Fernando Torres, dan Cesc Fàbregas. David Villa menjadi pencetak gol terbanyak Spanyol sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi sembilan gol, sementara Casillas tampil impresif dengan hanya kebobolan dua gol sepanjang turnamen 2010.
Setelah menjadi juara dunia, performa Spanyol sempat mengalami penurunan. Mereka tersingkir di fase grup Piala Dunia 2014, kemudian hanya mampu mencapai babak 16 besar pada edisi 2018 dan 2022. Namun, kebangkitan mulai terlihat setelah menjuarai UEFA Euro 2024 dan tampil konsisten di bawah pelatih Luis de la Fuente, hingga akhirnya kembali mengamankan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Kini, Spanyol berpeluang mengukir sejarah baru dengan memburu gelar dunia kedua. Jika berhasil menjadi juara, La Roja akan bergabung dengan kelompok negara yang telah meraih lebih dari satu trofi Piala Dunia. Perjalanan panjang dari debut pada 1934 hingga kembali tampil di final 2026 menjadi bukti bahwa Spanyol tetap menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....