Vozinha Jadi Tembok, Tanjung Verde Kejutkan Juara Eropa Spanyol

  • 16 Jun 2026 07:04 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Piala Dunia selalu menghadirkan cerita yang sulit ditebak. Ketika banyak orang memperkirakan Spanyol akan membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan, justru Tanjung Verde yang mencuri perhatian dunia.

Negara kepulauan di lepas pantai Afrika Barat itu sukses menahan imbang juara Eropa Spanyol tanpa gol pada laga Grup H Piala Dunia 2026 Selasa 16 Juni 2025. Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar pada fase awal turnamen.

Di balik keberhasilan itu berdiri sosok yang tak lagi muda. Pada usia 40 tahun, Vozinha tampil bak tembok kokoh yang sulit ditembus para pemain Spanyol.

Sepanjang pertandingan, penjaga gawang veteran tersebut berkali-kali menggagalkan peluang emas La Roja. Mulai dari upaya Ferran Torres, Mikel Oyarzabal, hingga Aymeric Laporte berhasil dimentahkan dengan penyelamatan yang memukau.

Bagi Spanyol, hasil ini menjadi pukulan awal yang tidak diharapkan. Tim asuhan Luis de la Fuente datang sebagai salah satu unggulan juara setelah sukses menjuarai Piala Eropa dan diperkuat sederet pemain bintang.

Namun dominasi penguasaan bola yang menjadi ciri khas mereka tidak mampu diterjemahkan menjadi gol. Spanyol memang mendikte permainan hampir sepanjang laga, tetapi serangan yang dibangun kerap kehilangan sentuhan akhir.

Pada babak pertama saja, Spanyol melepaskan belasan percobaan ke arah gawang. Namun kombinasi ketangguhan lini pertahanan Tanjung Verde dan penampilan luar biasa Vozinha membuat semua peluang itu berakhir sia-sia.

Luis de la Fuente kemudian memasukkan Lamine Yamal pada babak kedua untuk menambah kreativitas serangan. Kehadiran pemain muda yang menjadi salah satu bintang Eropa tersebut memang memberi energi baru, tetapi tetap tidak cukup untuk membongkar pertahanan lawan.

Di sisi lain, Tanjung Verde menunjukkan bahwa mereka tidak datang ke Piala Dunia hanya untuk bertahan. Menjelang akhir pertandingan, mereka bahkan nyaris mencuri kemenangan ketika Diney Borges memperoleh peluang emas di depan gawang Spanyol. Namun Unai Simon masih mampu menjaga gawangnya tetap aman.

Hasil imbang ini terasa seperti kemenangan bagi Tanjung Verde. Pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, negara dengan jumlah penduduk yang relatif kecil itu mampu menghentikan salah satu favorit juara dunia.

Vozinha pun menjadi simbol malam bersejarah tersebut. Selain mencatat tujuh penyelamatan penting, ia juga menorehkan rekor sebagai pemain tertua yang tampil dalam laga debut sebuah negara di Piala Dunia.

Sementara bagi Spanyol, hasil ini menjadi pengingat bahwa status unggulan tidak menjamin kemenangan. Jika ingin melangkah jauh di turnamen ini, La Roja harus segera menemukan ketajaman yang hilang saat menghadapi Tanjung Verde.

Piala Dunia 2026 baru saja dimulai, tetapi kejutan besar sudah lahir. Dan kali ini, namanya adalah Tanjung Verde.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....