Persaingan Kiper Spanyol Memanas Jelang Laga Perdana Piala Dunia

  • 15 Jun 2026 11:04 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 dengan skuad yang dipenuhi pemain bintang. Namun menjelang laga perdana melawan Tanjung Verde, Selasa 16 Juni 2026 pukul 00.00 Wita sorotan justru tertuju pada persaingan sengit di bawah mistar gawang.

David Raya mungkin sedang menikmati musim terbaik dalam kariernya bersama Arsenal. Kiper berusia 30 tahun itu berperan besar mengantarkan The Gunners meraih gelar Liga Inggris dan mencapai final Liga Champions musim 2025-2026.

Catatan Raya juga mengesankan. Sejak bergabung sebagai pilihan utama Arsenal, ia menjadi salah satu kiper dengan jumlah nirbobol terbanyak di Liga Inggris. Namun performa gemilang tersebut ternyata belum cukup menjamin tempat utama di tim nasional Spanyol.

Pelatih Luis de la Fuente masih menaruh kepercayaan besar kepada Unai Simon. Kiper Athletic Bilbao itu merupakan sosok penting saat Spanyol menjuarai Euro 2024 dan hingga kini tetap menjadi pilihan pertama di bawah mistar La Furia Roja.

Situasi itu menciptakan persaingan menarik di dalam skuad Spanyol. Raya yang tampil konsisten di level klub harus terus berjuang untuk merebut posisi yang selama ini menjadi milik Simon.

Meski demikian, Raya memilih menyikapi kondisi tersebut dengan tenang. Menurutnya, kompetisi antarkiper justru menjadi hal positif yang dapat meningkatkan kualitas tim.

"Persaingan seperti ini sangat wajar. Kami saling mendorong untuk menjadi lebih baik dan membantu pelatih memiliki lebih banyak pilihan," ujarnya.

Raya mengakui perhatian media terhadap perebutan posisi kiper utama tidak bisa dihindari. Apalagi Simon tampil di kompetisi domestik Spanyol, sementara dirinya menghabiskan sebagian besar karier di Inggris.

"Saya hanya berusaha menunjukkan kemampuan terbaik dan membuat pelatih memiliki keputusan yang sulit untuk diambil," katanya.

Di balik persaingan tersebut, Spanyol tetap menjadi salah satu unggulan kuat di Piala Dunia 2026. Dengan perpaduan pemain muda dan senior yang matang, La Furia Roja datang membawa ambisi menambah koleksi gelar dunia kedua setelah keberhasilan bersejarah pada 2010.

Laga melawan Tanjung Verde akan menjadi langkah awal perjalanan tersebut. Namun sebelum berbicara soal trofi, Spanyol masih menyisakan satu pertanyaan menarik yang belum terjawab sepenuhnya: siapa yang akan berdiri di bawah mistar gawang saat peluit pertama dibunyikan?

Persaingan antara David Raya dan Unai Simon mungkin tidak terlihat di atas lapangan. Namun bagi Spanyol, duel internal itu bisa menjadi salah satu kunci untuk menjaga performa sepanjang turnamen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....