Profil Vozinha, Kiper 40 Tahun yang Bikin Spanyol Frustrasi

  • 16 Jun 2026 07:13 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kisah luar biasa yang akan dikenang para pencinta sepak bola dunia. Di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, tim debutan Cape Verde sukses mencuri perhatian setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol, dengan skor 0-0 pada laga pembuka Grup H.

Di balik hasil mengejutkan tersebut, muncul satu sosok yang menjadi pusat perhatian dunia. Ia adalah Josimar José Évora Dias, yang lebih dikenal dengan nama Vozinha. Penjaga gawang veteran Cape Verde itu tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan penting yang menggagalkan berbagai peluang emas La Furia Roja.

Sepanjang pertandingan, Spanyol mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 62 persen. Tim asuhan Luis de la Fuente juga melepaskan 27 tembakan ke arah pertahanan Cape Verde. Namun, seluruh upaya tersebut gagal berbuah gol berkat ketangguhan Vozinha di bawah mistar gawang.

Pada usia 40 tahun, ketika sebagian besar pesepak bola telah menikmati masa pensiun, Vozinha justru tampil sebagai pahlawan bagi negaranya. Kiper yang saat ini memperkuat klub GD Chaves di kasta kedua Liga Portugal itu tercatat melakukan tujuh penyelamatan krusial yang menjaga gawang Cape Verde tetap perawan hingga peluit panjang berbunyi.

Penampilan impresif tersebut membuat Vozinha dinobatkan sebagai Man of the Match. Tak hanya itu, lembaga statistik Opta mencatatnya sebagai salah satu kiper tertua dalam sejarah Piala Dunia yang berhasil mencatatkan clean sheet saat menghadapi tim sekelas Spanyol. Prestasi itu semakin mengukuhkan namanya dalam catatan sejarah sepak bola dunia.

Di balik ketenarannya, tersimpan kisah mengharukan mengenai nama "Vozinha" yang melekat di punggung jerseynya. Dalam wawancara resmi FIFA yang dikutip Olympics, ia mengungkapkan bahwa julukan tersebut diberikan oleh kakek dan nenek yang membesarkannya sejak kecil. Saat lahir, ayahnya sedang menjalani dinas militer, sementara sang ibu harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Julukan yang berasal dari Pulau São Vicente itu terus dibawanya hingga berkarier di luar negeri bersama klub Progresso di Angola. Sejak menjalani debut bersama tim nasional Cape Verde 14 tahun lalu, Vozinha telah mencatatkan lebih dari 80 penampilan dan membawa Blue Sharks tampil di empat edisi Piala Afrika. Kini, tampil di Piala Dunia 2026 menjadi puncak perjalanan kariernya sekaligus kebanggaan besar bagi rakyat Cape Verde yang untuk pertama kalinya merasakan atmosfer panggung sepak bola terbesar dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....