Generasi Emas Meredup, Belgia Siap Menulis Sejarah Baru

  • 15 Jun 2026 11:05 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Belgia akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Mesir pada Selasa 16 Juni 2026 pukul 03.00 WITA di Seattle Stadium, Washington, Amerika Serikat. Pertandingan ini bukan sekadar laga pembuka Grup G, tetapi juga menjadi awal babak baru bagi tim yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai pemilik "Generasi Emas".

Belgia datang ke turnamen dengan status peringkat ke-10 dunia FIFA. Sementara Mesir berada di posisi ke-30 dunia. Meski unggul di atas kertas, Setan Merah menyadari laga melawan Mesir tidak akan berjalan mudah.

Sorotan tertuju kepada Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, dan Thibaut Courtois yang masih menjadi bagian dari skuad Belgia. Ketiganya merupakan sisa generasi yang pernah membawa Belgia menjadi salah satu tim paling disegani di dunia pada dekade 2010-an.

Saat itu Belgia sempat menduduki peringkat pertama dunia dan mencapai posisi ketiga pada Piala Dunia 2018. Namun generasi yang juga dihuni Eden Hazard dan Vincent Kompany tersebut gagal mempersembahkan gelar besar.

Kini situasinya berbeda. Belgia mulai memasuki masa transisi dengan memberi ruang lebih besar kepada pemain muda seperti Jeremy Doku, Amadou Onana, dan Matias Fernandez-Pardo.

Lukaku mengakui timnya sedang memasuki siklus baru. Menurutnya, tekanan yang selama ini melekat pada Belgia sebagai generasi emas mulai berkurang.

"Bagi kami ini seperti awal dari sebuah siklus baru. Kami ingin melihat bagaimana generasi muda menunjukkan kemampuan mereka di panggung terbesar," ujarnya.

Pencetak 89 gol untuk Belgia itu menegaskan para pemain senior masih memiliki tanggung jawab besar untuk membimbing generasi penerus.

"Kami ingin terus membantu selama kondisi fisik masih memungkinkan. Tujuannya adalah membantu generasi berikutnya mencapai hal-hal besar di masa depan," katanya.

Di tengah proses regenerasi tersebut, Belgia langsung menghadapi ujian berat. Mesir datang dengan modal salah satu penyerang terbaik dunia, Mohamed Salah.

Kapten Mesir itu menjadi motor permainan The Pharaohs selama kualifikasi dan masih menjadi ancaman utama bagi setiap lawan. Kehadirannya membuat duel Belgia kontra Mesir diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada fase awal Grup G.

Lukaku pun memberikan penghormatan kepada Salah. Menurutnya, bintang Mesir tersebut telah menunjukkan konsistensi luar biasa selama bertahun-tahun di level tertinggi.

"Karier yang dibangunnya sangat luar biasa dan layak dihormati. Dia selalu berusaha menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri. Menghadapi pemain seperti Salah tentu menjadi tantangan besar," ujarnya.

Bagi Belgia, Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka masih mampu bersaing meski era generasi emas perlahan berakhir. Sementara bagi Mesir, pertandingan ini menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap di Grup G.

Duel di Seattle Stadium nanti diperkirakan akan menjadi pertarungan dua generasi dan dua ambisi berbeda. Belgia ingin membuka lembaran baru, sedangkan Mesir bertekad mencuri perhatian sejak pertandingan pertama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....