64 Pesawat Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

  • 22 Sep 2026 17:12 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah mengerahkan puluhan ribu personel dan puluhan pesawat untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Operasi dilakukan melalui jalur darat dan udara untuk memadamkan api sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Dikutip dari laman Presidenri.go.id, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan seluruh kekuatan pemerintah terus dikerahkan dalam penanganan karhutla. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak bencana, terutama paparan asap terhadap masyarakat.

“Dari udara hingga darat, seluruh kekuatan terus bergerak. Semua dilakukan untuk memadamkan api, mengurangi dampak asap, dan yang terpenting, melindungi masyarakat dari ancaman karhutla,” ujar Teddy dalam keterangannya yang diunggah Minggu 20 September 2026.

Menurut Teddy, luas wilayah terdampak dan karakteristik lahan gambut menjadi tantangan dalam proses pemadaman. Kondisi tersebut membuat operasi penanganan harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

“Luasnya wilayah serta kondisi lahan gambut yang sulit menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Indonesia. Namun, upaya pemadaman terus dilakukan tanpa henti, baik melalui operasi darat maupun udara,” katanya.

Untuk memperkuat operasi dari udara, pemerintah mengerahkan 64 pesawat sejak Agustus 2026. Armada tersebut terdiri atas 55 pesawat milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan sembilan pesawat TNI yang digunakan untuk operasi water bombing di sejumlah titik kebakaran.

Sementara di darat, sebanyak 54.394 personel gabungan dikerahkan. Mereka berasal dari TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, relawan, hingga masyarakat setempat.

“Sejak Agustus, 64 pesawat telah dikerahkan untuk melakukan water bombing, didukung 54.394 personel gabungan yang terus bergerak di lapangan, menjangkau titik-titik kebakaran dan mencegah api semakin meluas,” ujar Teddy.

Pemerintah menyatakan sinergi lintas kementerian, lembaga, aparat keamanan, dan masyarakat terus diperkuat agar penanganan karhutla berjalan efektif. Langkah tersebut diarahkan untuk menekan dampak kebakaran terhadap lingkungan, kesehatan, dan aktivitas masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....