Menteri Keuangan Suahasil Nazara Tegaskan APBN Tetap Sehat
- 15 Sep 2026 12:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmennya menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara sekaligus memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu mendukung program prioritas pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Suahasil seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk mengisi sisa masa jabatan periode 2024–2029 di Istana Negara, Jakarta, Senin 14 September 2026.
Dikutip dari laman Presidenri.go.id, Selasa 15 September 2026, Suahasil mengatakan Presiden Prabowo memberikan arahan khusus agar pengelolaan keuangan negara tetap sehat dan kredibel. Menurutnya, APBN sebagai bagian penting dari keuangan negara harus mampu menjadi instrumen untuk menjalankan berbagai program prioritas pemerintah.
“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ujar Suahasil.
Ia menegaskan, APBN tidak hanya harus sehat dari sisi pengelolaan, tetapi juga harus dapat dipercaya oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
“Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel, APBN itu harus dapat dipercaya,” ucapnya.
Suahasil memastikan Kementerian Keuangan akan terus menjaga APBN agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus mempertahankan stabilitas perekonomian nasional. Salah satu komitmen yang ditegaskan adalah menjaga defisit APBN tetap berada di bawah batas 3 persen.
Selain menjaga kondisi fiskal, Suahasil menilai komunikasi publik memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap APBN. Menurutnya, kredibilitas APBN tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang sehat, tetapi juga kemampuan pemerintah menyampaikan kebijakan dan pengelolaan anggaran secara konsisten serta dapat dipercaya.
“Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah,” katanya.
Dengan komunikasi publik yang baik, masyarakat diharapkan dapat memahami arah kebijakan fiskal sekaligus melihat manfaat APBN secara nyata melalui berbagai program pemerintah.
Suahasil juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran. Ia menilai efisiensi tidak boleh hanya dipahami sebagai upaya memangkas belanja pemerintah, tetapi harus berorientasi pada optimalisasi penggunaan anggaran agar setiap belanja menghasilkan keluaran yang maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal, yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Suahasil.
Prinsip tersebut akan menjadi bagian dari upaya memastikan APBN memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian program prioritas pemerintah.
Sementara itu, terkait pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan, Suahasil memastikan proses transisi akan dikoordinasikan dengan baik. Langkah tersebut dilakukan agar pengelolaan keuangan negara serta pelaksanaan berbagai program pemerintah tetap berjalan secara berkesinambungan.
Dengan amanah barunya tersebut, Suahasil menegaskan komitmen untuk menjaga APBN tetap sehat, kredibel, efisien, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....