Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Rp200 Miliar untuk Penanganan Gempa NTT
- 27 Agt 2026 19:50 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Nusa Tenggara Timur - Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan kemasyarakatan senilai Rp200 miliar untuk mendukung percepatan penanganan dampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut terdiri atas Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT dan masing-masing Rp20 miliar untuk delapan kabupaten terdampak di Pulau Flores.
Delapan kabupaten penerima bantuan meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, dan Flores Timur. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana.
Dikutip dari laman Sekretariat Negara, Presiden Prabowo menyampaikan bantuan tersebut saat memimpin rapat penanganan gempa bumi di Posko Penanganan Gempa Bumi, Batalyon Yonif TP 834/WM, Kabupaten Nagekeo, Rabu 26 Agustus 2026.
Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa dana bantuan harus digunakan secara tepat sasaran dan difokuskan untuk penanganan bencana serta pemulihan masyarakat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memastikan bantuan Rp20 miliar untuk masing-masing kabupaten telah diterima pemerintah daerah. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan dukungan signifikan dalam mempercepat respons dan penanganan pascabencana.
“Untung Pak Presiden memberikan bantuan Rp20 miliar itu sehingga sangat membantu pemerintah daerah,” ujar Suharyanto.
Ia juga menegaskan seluruh bantuan telah disalurkan. Pemerintah daerah, kata dia, telah diingatkan agar dana tersebut digunakan khusus untuk penanganan bencana.
“Sudah sampai, kami juga sudah sampaikan kepada bupati, bantuan itu tidak boleh digunakan untuk hal lain kecuali untuk menangani bencana,” katanya.
Apresiasi atas bantuan tersebut juga disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. Ia menilai dukungan pemerintah pusat menjadi energi tambahan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat terdampak, terutama para pengungsi yang masih membutuhkan berbagai kebutuhan dasar.
“Terima kasih Bapak Presiden. Semua kabupaten di Pulau Flores ini mendapatkan Rp20 miliar dan provinsi Rp40 miliar. Itu sangat membantu kami untuk bergerak lebih maksimal lagi membantu para pengungsi,” kata Melkiades.
Selain menyalurkan bantuan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi situasi darurat. Kepala Negara menilai setiap daerah idealnya memiliki cadangan logistik dan lumbung pangan yang dapat segera dimanfaatkan ketika terjadi bencana.
Menurut Presiden, pemerintah pusat akan membantu memperkuat sistem logistik daerah, termasuk penyediaan gudang penyimpanan dan stok kebutuhan pokok yang dapat diakses dengan cepat saat keadaan darurat.
“Berarti kita bantu tiap provinsi supaya gubernur mempunyai gudang dan persiapan makanan, sama juga dengan bupati. Seharusnya memang demikian. Para bupati dan gubernur seharusnya sudah punya lumbung-lumbung cadangan, tetapi kalau belum berinisiatif, kita lakukan,” ujar Presiden.
Melalui bantuan senilai Rp200 miliar dan dorongan penguatan cadangan logistik di tingkat daerah, pemerintah berkomitmen memastikan penanganan gempa bumi di NTT berjalan cepat, efektif, dan berkelanjutan.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh guna melindungi masyarakat dari risiko bencana di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....