Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Garuda di Balikpapan, Permudah Akses Warga
- 13 Agt 2026 09:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO ID, Balikpapan - Komando Distrik Militer (Kodim) Balikpapan terus mematangkan kesiapan menjelang peresmian Jembatan Garuda di kawasan Somber oleh Presiden Republik Indonesia (RI 1) hari ini Kamis, 13 Agustus 2026. Infrastruktur ini merupakan bagian dari tahap pertama pembangunan 2.500 titik jembatan serupa di seluruh Indonesia yang akan diresmikan secara serentak.
Komandan Kodim (Dandim) 0905 Balikpapan Kolonel Inf. Denny Salurerung, menjelaskan Jembatan Garuda di wilayah Somber ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi dibandingkan kawasan lain seperti Teritip atau Lamaru di Balikpapan Timur yang mayoritas pemanfaatannya hanya untuk kalangan petani. Jembatan sepanjang 7 meter tersebut menjadi jalur alternatif krusial yang menghubungkan Kelurahan Muara Rapak dengan Kelurahan Somber.
"Dulu infrastruktur ini hanya jembatan kayu yang sudah berusia sekitar 20 hingga 25 tahun. Warga dan anak sekolah sudah mengajukan perbaikan melalui RT setempat namun belum terealisasi. Keberadaan jembatan baru ini memangkas waktu tempuh perjalanan kaki masyarakat dari yang semula harus memutar selama satu jam menjadi hanya 30 menit," ujarnya.
Implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP)
Pembangunan infrastruktur ini menjadi bagian dari tugas pokok TNI dalam melaksanakan pembinaan teritorial untuk mengatasi kesulitan rakyat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, satuan komando kewilayahan bergerak dalam koridor Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Selain Jembatan Garuda, Kodim Balikpapan tengah dan telah merampungkan sejumlah program unggulan yang diinisiasi oleh komando pusat maupun daerah, antara lain:
| Baca juga: Kadin: Penguatan Ketahanan Pangan Nasional |
• Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): Program bedah rumah sebanyak 3 unit telah rampung 100% di wilayah Balikpapan Timur dan Kelurahan Karang Joang melalui sinergi dengan dinas terkait. Sumur Bor: Fasilitas air bersih di Kelurahan Lamaru telah selesai dibangun dan siap digunakan masyarakat.
• Ketahanan Pangan: Optimalisasi lahan pertanian untuk memperkuat pasokan pangan daerah.
• Koperasi Merah: Proyek kerja sama antara Mabes TNI dan Agrinas yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.
Kesiapan Mitigasi Bencana Koalisi TNI-Polri dan BPBD
Menanggapi potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pihak Kodim menegaskan bahwa penanganan bencana merupakan tanggung jawab kolektif. Meski karakteristik kerawanan di perkotaan Balikpapan lebih didominasi oleh kebakaran permukiman, pola penanganan dan sinergisitas yang diterapkan tetap sama.
TNI secara berkala menggelar latihan gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Polri setiap tiga bulan sekali atau per semester. Upaya taktis ini dilakukan guna memastikan mitigasi bencana di lapangan dapat berjalan cepat, responsif, dan terintegrasi saat situasi darurat terjadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....