Presiden Prabowo Tegaskan Polri Harus Selalu Mengabdi kepada Rakyat

  • 02 Jul 2026 12:52 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Satuan Latihan Korps Brigade Mobil (Korbrimob), Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu 1 Juli 2026.

Dikutip dari setneg.go.id, Kamis 2 Juli 2026, dalam amanatnya Presiden menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta mendukung berbagai agenda pembangunan nasional demi terwujudnya Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera.

Presiden Prabowo menekankan bahwa Polri merupakan institusi yang lahir untuk melayani dan melindungi masyarakat. Menurutnya, setiap anggota Polri harus senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat dalam menjalankan tugasnya.

"Polri hadir untuk rakyat. Polri bekerja untuk rakyat. Polri harus melindungi rakyat. Polri mengabdi kepada bangsa dan negara," ujar Presiden.

Presiden juga mengingatkan, Indonesia saat ini sedang menjalani transformasi besar di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, birokrasi, pendidikan, ketahanan pangan, hingga energi. Seluruh proses tersebut membutuhkan dukungan stabilitas keamanan agar pembangunan dapat berjalan secara optimal.

"Kita sedang melakukan transformasi agar Indonesia menjadi negara yang modern, makmur, berkeadilan, dan berdiri di atas kedaulatan rakyat," katanya.

Menurut Presiden, stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi pembangunan nasional. Karena itu, Polri memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi, kepastian hukum, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Tidak mungkin ada negara yang kuat tanpa aparat negara yang dipercaya rakyat, yang setia kepada rakyat, dan yang melindungi rakyat," ucap Presiden menegaskan.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Polri atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menjalankan tugas. Ia menilai Polri terus melakukan transformasi melalui peningkatan profesionalisme, pembenahan organisasi, serta penguatan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya melihat sendiri bagaimana Polri terus bertransformasi, memperbaiki diri, dan bekerja keras membangun kepolisian yang didambakan oleh rakyat Indonesia," ujarnya.

Presiden turut mengingatkan bahwa sejak masa perjuangan kemerdekaan, Polri selalu hadir bersama rakyat. Oleh sebab itu, karakter kepolisian Indonesia harus tetap berpihak kepada masyarakat dan mampu merasakan berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.

"Dalam perang kemerdekaan, kepolisian ikut aktif dalam pertempuran. Karena itu, Polri harus selalu berada di tengah-tengah rakyat dan membela mereka," katanya.

Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Presiden juga mengapresiasi keterlibatan Polri dalam berbagai program strategis nasional, seperti ketahanan pangan, penanganan bencana, pengendalian stabilitas harga, hingga mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, kontribusi Polri tidak hanya dirasakan di wilayah perkotaan, tetapi juga hingga ke desa-desa dan daerah perbatasan.

"Saya melihat sendiri bagaimana program ketahanan pangan Polri sangat membantu ketahanan pangan nasional, khususnya dalam peningkatan produksi jagung serta pembangunan gudang-gudang pangan yang sangat dibutuhkan," ujar Presiden.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan semakin dipercaya masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah, TNI, serta seluruh elemen bangsa diharapkan terus diperkuat guna menjaga stabilitas nasional dan mendukung terwujudnya Indonesia Maju.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....