Presiden Prabowo Tegaskan Arah Politik Luar Negeri Indonesia
- 05 Feb 2026 14:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan dengan tokoh dan akademisi politik luar negeri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
Dilansir dari Setneg.go.id. Pertemuan ini, kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono yang mendampingi Presiden, menghadirkan para pengamat hubungan internasional, pegiat diplomasi, mantan menteri dan wakil menteri luar negeri, akademisi, praktisi, serta pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI.
“Pertemuan ini diadakan untuk menjelaskan, dilanjutkan berdiskusi dan juga menyampaikan arah-arah politik luar negeri di mana beliau selaku kepala negara, kepala pemerintahan memegang kedaulatan penuh sebagai penentu arah kebijakan dan politik luar negeri Indonesia,” ucap Menlu Sugiono.
Menurut Menlu, pertemuan itu berjalan dengan terbuka melalui diskusi dua arah antara Presiden dan para tokoh yang saling bertukar pandangan untuk membangun pemahaman bersama. Menlu mengatakan, berbagai masukan pun turut disampaikan para tokoh untuk memperkuat arah kebijakan yang tengah dirumuskan pemerintah.
“Masing-masing juga tadi beberapa tokoh mengatakan pandangan mereka, kemudian pemikiran-pemikiran mereka, pertimbangan-pertimbangan yang pada poinnya juga saya kira ya adalah satu hal yang sebenarnya sudah koheren, sudah ada dalam pertimbangan dan pemikiran yang sama, sehingga diskusi yang terjadi menurut saya merupakan hal yang saling memperkuat,” katanya.
“Saya tidak melihat pro dan kontra, namun tentu saja dari satu hal ada perspektif yang berbeda yang dibicarakan dan pada ujungnya melihat segala sesuatu khususnya tentang politik luar negeri ini sebagai satu hal yang sama,” ujar Menlu.
Menlu mengatakan untuk pertemuan serupa akan dilaksanakan menjadi agenda rutin. usaha ini diharapkan dapat menyamakan frekuensi dan memperkuat pemahaman bersama untuk arah kebijakan pemerintah, khususnya dalam politik luar negeri.
“Sesuai dengan apa yang jadi petunjuk agar menjadikan acara serupa sebagai satu agenda yang bersifat rutin, sehingga dapat tercapai satu pemahaman atau frekuensi yang sama mengenai arah dan kebijakan pemerintah yang dipimpin oleh Bapak Presiden, terkhusus untuk arah serta kebijakan politik luar negeri,” katanya.
Untuk semua tokoh yang hadir, Menlu Sugiono pun memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas partisipasi aktif dalam pertemuan tersebut.
“Saya ingin berterima kasih untuk semua undangan yang bersedia hadir memenuhi undangan Bapak Presiden pada sore hingga malam hari ini,” ucap Menlu. (BPMI Setpres)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....