Presiden Prabowo: Swasembada Pangan dan Energi Fondasi Bangsa

  • 03 Feb 2026 14:26 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Bogor - Presiden Prabowo Subianto menjelaskan tujuan pembangunan nasional dengan strategi transformasi bangsa. Tujuan ini untuk mencapai agar Indonesia sebagai negara maju modern dengan tolok ukur utama peningkatan kualitas hidup seluruh rakyat.

“Kita tidak bermimpi agar menjadi high income country. Kita tidak bermimpi untuk mau hidup seperti Norwegia atau Kanada. 

Dilansir dari Setneg.go.id. Kita hanya mau berusaha agar semua rakyat kita hidup, jebih berkualitas dan baik. Dengan cara makan harus cukup sehat, kesehatannya harus terjamin, anak-anaknya harus sekolah dengan baik. Dan mempunyai penghasilan yang cukup,” ucap Presiden Prabowo di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.

Presiden menjelaskan untuk tujuan tersebut dengan jalan melalui delapan misi Asta Cita, 17 program prioritas, dan program hasil terbaik cepat. Lebih lanjut, Kepala Negara memposisikan swasembada pangan dan swasembada energi sebagai fondasi utama.

“Kalau bisa saya singkat, lebih sederhana, yaitu fondasi pertama kita, mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus swasembada pangan. Swasembada pangan, tidak ada alternatif. Kalau kita mau merdeka, kalau kita mau sejahtera, kita harus menjamin produksi pangan sehingga pangan dapat dinikmati oleh seluruh rakyat kita.

"Swasembada pangan sebagai syarat, itu adalah fondasi yang utama dari strategi,” ujar Kepala Negara.

Pada bidang energi, Presiden Prabowo menjelaskan untuk kemandirian energi adalah fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Pemerintah pun terus mendorong optimalisasi sumber daya nasional agar Indonesia tidak bergantung pada pihak luar.

“Swasembada energi, harus! Nanti ada kelompok, apa bisa? Bisa! Kita sudah hitung, tapi kita punya kelebihan-kelebihan luar biasa,” kata Presiden.

“Swasembda energi, swasembada pangan, baru kita harus mengubah aliran uang yang dari desa ke kota, ke ibu kota dan ke luar negeri. Kita harus hentikan dan membalikkan antara lain dengan makan bergizi gratis. Anak-anak kita harus makan cukup,” ujarnya. (BPMI Setpres)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....