Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, IKN Tetap Jadi Prioritas
- 28 Okt 2025 11:44 WIB
- Samarinda
KBRN, Nusantara: Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan kemajuan signifikan dan penuh keyakinan.
Dengan diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, Presiden menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan mempercepat pembangunan IKN sebagai simbol kemajuan dan pemerataan pembangunan di Indonesia.
Selain itu, melalui Perpres Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025, pemerintah menegaskan arah pembangunan nasional yang menempatkan IKN sebagai prioritas utama.
Regulasi yang ditetapkan pada 30 Juni 2025 tersebut menargetkan Nusantara menjadi Ibu Kota Politik Indonesia pada tahun 2028, disertai pemindahan ASN dan penyediaan infrastruktur pemerintahan yang memadai.
BACA JUGA:
Otorita IKN Kembangkan Bangunan Cerdas Berbasis Teknologi AI
Otorita IKN menegaskan, berbagai capaian di Nusantara sejalan dengan lima pesan kunci pembangunan nasional Presiden Prabowo, yakni stabilitas ekonomi, kesejahteraan sosial, pendidikan dan SDM, ketahanan pangan, serta kesehatan masyarakat.
Dari sisi stabilitas ekonomi, pembangunan IKN menjadi bukti nyata pertumbuhan nasional yang terjaga melalui kombinasi pembiayaan negara, Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta investasi swasta. Presiden Prabowo telah menyetujui anggaran lanjutan pembangunan IKN periode 2025–2029 sebesar Rp48,8 triliun.
Hingga kini, Otorita IKN telah menerima komitmen investasi senilai Rp225,02 triliun, terdiri dari Rp66,3 triliun investasi swasta murni dan Rp158,72 triliun melalui skema KPBU. Investasi tersebut mencakup pembangunan jalan, multi-utility tunnel, dan hunian di kawasan IKN. Kepercayaan investor ini menjadi penanda stabilitas dan kredibilitas ekonomi nasional yang terus menguat.
BACA JUGA:
Otorita IKN Luncurkan NusaPadu untuk Integrasi Perencanaan Kota
Selain infrastruktur fisik, pembangunan IKN juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Hingga kini, telah terselenggara lebih dari 879 pelatihan keterampilan yang menyasar ibu rumah tangga, sahabat difabel, pelaku UMKM, serta warga di wilayah delineasi IKN. Program ini memperkuat kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
Di bidang pendidikan dan SDM, Otorita IKN membangun ekosistem pembelajaran inklusif dan berwawasan global. Salah satu inisiatifnya adalah program kolaborasi antara guru dan penutur asli bahasa Inggris di SDN 006 Sepaku. Langkah ini menjadi pondasi membentuk generasi muda Nusantara yang siap bersaing di kancah internasional.
Mengacu pada visi Presiden Prabowo “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”, Otorita IKN menargetkan layanan pendidikan dari PAUD hingga SMA di KIPP dapat beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027 dengan standar internasional namun tetap inklusif.
BACA JUGA:
IKN Jadi Inspirasi Dunia Dalam Transisi Energi Hijau
Komitmen terhadap ketahanan pangan juga menjadi fokus utama. Sebanyak 10% wilayah IKN dialokasikan untuk produksi pangan, dengan pendampingan terhadap 67 kelompok tani dan wanita tani di kawasan Sepaku.
Salah satu capaian simbolis adalah penanaman kopi liberika Nusantara, termasuk pemecahan rekor MURI pada 10 Oktober 2025 dengan penanaman serentak 1.010 bibit di DAS Sanggai. Upaya ini memperkuat identitas Nusantara sebagai wilayah pangan berdaya saing dan berkelanjutan.
BACA JUGA:
Lanjutkan IKN, Basuki: Tidak Ada Lagi Pilihan Mundur
Dalam bidang kesehatan masyarakat, Otorita IKN menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis secara rutin di Klinik Kantor OIKN. Hingga kini, lebih dari 877 peserta telah mengikuti program tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekitar.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa pembangunan IKN telah memasuki tahap yang tidak bisa lagi mundur.
“We are at the point of no return. Tidak ada keraguan dalam membangun IKN. Semua langkah kini diarahkan untuk menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028,” ujar Basuki, Selasa (28/10/2025).
Ia menambahkan, seluruh tim Otorita IKN terus bekerja dengan keyakinan dan optimisme, memastikan pembangunan berjalan konsisten, transparan, dan berorientasi pada hasil nyata.
“Yang kita bangun bukan sekadar kota baru, tapi masa depan Indonesia. Dan masa depan itu kini sedang kita wujudkan bersama,” katanya.
Dengan dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto, pembangunan IKN akan terus berlanjut tanpa ragu. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi modal utama mewujudkan Nusantara sebagai pusat pemerintahan yang modern, hijau, dan berkelanjutan, sebagai simbol optimisme bangsa menuju Indonesia Emas 2045.