Otorita IKN Kembangkan Bangunan Cerdas Berbasis Teknologi AI
- 23 Okt 2025 11:51 WIB
- Samarinda
KBRN Nusantara : Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat penerapan teknologi modern dalam setiap aspek pembangunan, sebagai wujud kota cerdas. Mulai dari pemasangan multi-utility tunnel (MUT), penguatan keamanan siber, hingga pengenalan fitur artificial intelligence (AI) dalam perencanaan tata kota.
Langkah ini disosialisasikan melalui kegiatan Bangunan Gedung Cerdas (BGC) yang digelar di Ruang Serbaguna Kemenko 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan diikuti puluhan peserta, terdiri dari pegawai Otorita IKN, konsultan, dan kontraktor yang terlibat dalam pembangunan kawasan.
Tiga narasumber turut hadir, yakni Fajar Santoso Hutahaean dari Kementerian Pekerjaan Umum PU, Yessi Arnaz Ferari dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Firdaus Kifli dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
BACA JUGA:
IKN dan Daerah Sekitar Sepakati Penegasan Batas Wilayah
Deputi Bidang Transformasi Hidup dan Digital, Agung Indrajit, menegaskan pentingnya integrasi teknologi dalam pembangunan kota baru.
“Pembangunan Nusantara diarahkan untuk memiliki daya saing global melalui penerapan elemen bangunan gedung cerdas,” ujarnya.
Agung menambahkan, Otorita IKN kini tengah mengembangkan penerapan AI dalam perencanaan tata kota, salah satunya melalui fitur deteksi wajah di kawasan KIPP Nusantara.
Penerapan BGC di IKN telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2022 tentang Rencana Induk IKN, serta diperkuat Permen PUPR Nomor 10 Tahun 2023. Sistem ini menjadi fondasi untuk menciptakan efisiensi energi, keamanan siber, dan integrasi sistem teknologi kawasan.
BACA JUGA:
Kaltim Dukung Penegasan Batas IKN Demi Pembangunan Berkeadilan
Senada dengan itu, Fajar menyebut penerapan konsep BGC di IKN akan menjadi percontohan nasional dalam penerapan efisiensi energi.
“Dengan penerapan BGC, kita harapkan dapat mencapai hingga 60 persen efisiensi energi dari kawasan Nusantara,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan dokumen sertifikasi dan penilaian bagi seluruh penyedia jasa yang terlibat.
Melalui kegiatan ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya membangun kota yang tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga cerdas secara sistem, efisien dalam energi, dan aman secara digital, sejalan dengan visi Nusantara sebagai kota masa depan Indonesia.