Komisi V DPR Tinjau Proyek Strategis di IKN

  • 28 Jul 2025 20:03 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Nusantara: Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (28/7/2025), dalam rangka masa reses parlemen. Kunjungan ini bertujuan meninjau sejumlah proyek strategis nasional di kawasan IKN yang dibiayai melalui APBN.

Rombongan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, dengan didampingi sejumlah mitra kerja dari kementerian dan lembaga terkait.

Hadir dalam kunjungan tersebut perwakilan dari Kementerian PUPR, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa dan PDTT, Kementerian Transmigrasi, Badan SAR Nasional, dan BMKG. Gubernur Kalimantan Timur serta jajaran Pemkot Balikpapan juga ikut serta dalam reses kali ini.

Adapun proyek yang ditinjau meliputi pembangunan jalan tol Balikpapan–IKN, rumah susun ASN, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN, rest area, hingga Bandara Internasional Nusantara yang menjadi salah satu gerbang utama menuju ibu kota baru.

“Kunjungan ini adalah bentuk pengawasan DPR terhadap proyek-proyek yang tengah dikerjakan pemerintah. Kami ingin memastikan seluruh pembiayaan yang bersumber dari APBN tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas, serta tertib administrasi,” kata Andi Iwan dalam pertemuan di ruang VIP Bandara IKN.

Ia meminta anggota dewan dan mitra kerja untuk menyerap aspirasi dari pemerintah daerah maupun Otorita IKN dalam kunjungan ini.

“Kami ingin mendengar langsung kebutuhan dan tantangan dari Pemprov Kalimantan Timur terkait pembangunan infrastruktur dan transportasi. Aspirasi ini akan kami bawa dan tindak lanjuti dalam rapat komisi,” ujarnya.

Politikus Partai Gerindra itu menuturkan, berdasarkan laporan dari Kementerian PUPR dan Kementerian PKP, sejumlah fasilitas di IKN kini telah mendekati tahap akhir penyelesaian. Untuk itu, Komisi V mendesak agar proses pembangunan segera dituntaskan, termasuk percepatan serah terima aset.

Pasalnya, sejak Otorita IKN menjadi mitra kerja Komisi II, pembahasan anggaran pembangunan IKN tidak lagi menjadi bagian dari Komisi V. Meski demikian, proyek-proyek multiyears dari tahun sebelumnya tetap menjadi perhatian.

Dalam rapat evaluasi tersebut, Komisi V juga meminta setiap mitra kerja memaparkan seluruh kegiatan tahun berjalan serta mengidentifikasi hambatan lapangan untuk segera dicarikan solusi bersama.

“Jangan sampai kunjungan kerja ini hanya menjadi rutinitas. Semua masukan harus ditindaklanjuti agar fungsi pengawasan benar-benar berjalan dan memberi manfaat nyata,” ucap Andi Iwan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....