Prabowo Jamu PM Modi dengan Kuliner Nusantara di Istana Negara
- 08 Jul 2026 08:55 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Presiden Prabowo Subianto menggelar jamuan santap siang kenegaraan untuk Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Istana Negara, Jakarta, Selasa 7 Juli 2026. Jamuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan PM Modi ke Indonesia sekaligus mencerminkan eratnya hubungan bilateral kedua negara.
Dikutip dari PresidenRI.go.id, Rabu 8 Juli 2026, suasana jamuan berlangsung hangat dan penuh persahabatan. Delegasi India disuguhi beragam kuliner khas Nusantara serta penampilan seni budaya Indonesia yang memperkenalkan kekayaan tradisi dan keberagaman budaya Tanah Air.
Kehangatan interaksi antara kedua delegasi mencerminkan komitmen Indonesia dan India untuk terus mempererat hubungan, tidak hanya di tingkat pemerintahan, tetapi juga antarmasyarakat.
Sebelumnya, Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka. Pertemuan tersebut berlangsung intensif dan menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis bagi kedua negara.
"Kami telah menghasilkan capaian yang bermakna. Kami bertekad untuk mewujudkan komitmen ini menjadi hasil nyata yang bermanfaat bagi kedua bangsa kita," ujar Presiden Prabowo.
Presiden menegaskan bahwa Indonesia dan India memiliki hubungan sejarah yang panjang serta nilai-nilai yang sama. Menurutnya, peradaban dan budaya India, termasuk pengaruh budaya Hindu, telah menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah dan kebudayaan Indonesia.
"Sejarah telah mempertemukan negara kita dan kita memiliki nilai-nilai bersama serta visi yang sama untuk masa depan," kata Presiden Prabowo.
Jamuan santap siang kenegaraan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari diplomasi formal, tetapi juga memperlihatkan bagaimana budaya dan kebersamaan menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan Indonesia dan India.
Kedua pemimpin berharap dialog yang terus terjalin serta kerja sama yang semakin erat dapat menghasilkan manfaat nyata dan mendorong kemajuan yang berkelanjutan bagi masyarakat kedua negara. (BPMI Setpres/Laily Rachev)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....