Kunci Utama Pelestarian Kuliner Tradisional: Menjaga Kemurnian Rasa
- 18 Agt 2026 14:54 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kuliner khas nusantara, seperti aneka makanan khas Suku Kutai dari Kalimantan Timur dapat menjadi rekomendasi kuliner yang patut dicoba. Selain mengenyangkan dan enak, kuliner yang ditawarkan memiliki cita rasa yang kaya dan gurih, sangat cocok bagi pecinta makanan yang menyukai rasa gurih, pedas, serta kaya akan rempah.
Salah satunya seperti Witri Yani, pendiri Dapur Laiqa yang menawarkan makanan khas Kutai. Ia mengangkat menu kuliner khas Kutai sebagai makanan yang disajikan di dalam usahanya karena ia ingin masakan Kutai lebih banyak dikenal masyarakat luas, khususnya bagi generasi muda dan pengunjung luar daerah
Sejauh ini, ia pernah mendapat pelanggan dari luar daerah, seperti Bontang, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin. Bahkan yang terakhir berkunjung ada wisatawan dari Bogor.
Menu andalan yang paling banyak dicari dari Dapur Laiqa adalah Hombong Jukut. “Hombong jukut adalah ikan asap yang dimasak dengan api yang jauh dari ikan,” ucapnya, dikutip Selasa 18 Agustus 2026.
Hombong jukut adalah hidangan tradisional khas Kutai di Kalimantan Timur berupa ikan asap (jukut yang diasap) dari hasil tangkapan sungai. Ikan ini dimasak atau diproses menggunakan panas bara api khusus, lalu biasanya disajikan bersama pelengkap seperti pirik cabe (sambal), labu be’pataw, dan cacapan. Jenis ikan yang digunakan biasanya ikan sungai, seperti jelawat, baong, patin, atau gabus.
Menjawab tantangan terkait cara menjaga resep tradisional di tengah tren kuliner modern saat ini, menurutnya kunci utamanya adalah menjaga kemurnian rasa masakan khas Kutai.
“Kami sering melakukan eksplorasi, terus menggali dan melakukan riset sederhana dan tergantung dengan metode memasak yang dipengaruhi bagaimana resep tersebut dihasilkan berdasarkan kebiasaan masyarakat,” ucapnya saat menghadiri obrolan SPADA yang disiarkan di RRI Pro2 Samarinda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....