Omah Tape: Proses Pembuatan Tape Memerlukan Ketelitian

  • 04 Agt 2026 15:07 WIB
  •  Samarinda

RRI.Co.Id, Samarinda- Makanan tradisional dengan rasa yang manis keasaman yang tidak kalah populer hingga kini adalah tapai. Biasa dikenal dengan tape, makanan ini adalah kudapan yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan pangan berkarbohidrat sebagai substrat oleh ragi.

Di Indonesia dan negara-negara tetangganya, substrat ini biasanya terbuat dari beras ketan dan umbi singkong. Jenisnya pun juga banyak, tergantung dari bahan yang digunakan untuk pembuatan tape, mulai dari singkong kuning, singkong putih, hingga ketan hitam.

Pemilik usaha kuliner yang bergelut di bidang tape, yaitu Putri Maharani membagikan proses pembuatan tape yang menjadi menu andalan dari Omah Tape, "Kalau untuk tape singkong biasanya dikupas dulu, dicuci, setelah itu dikukus," ucapnya dikutip Selasa 4 Agustus 2026.

Ia melanjutkan, tape yang dibuat Omah Tape khusus dikukus, karena jika direbus nanti hasil tapenya menjadi benyek atau cukup berair. Ia sangat memperhatikan bagaimana proses pembuatan tape yang dibuatnya.

"Jadi setelah dikukus hingga matang, langkah berikutnya adalah didinginkan, lalu diberi ragi dengan proses fermentasi selama dua hari," ujarnya saat menghadiri obrolan Santai Siang edisi Pemberdayaan UMKM Lokal.

Menurutnya yang paling membutuhkan ketelitian adalah pemilihan dan penentuan bahan, terutama singkongnya yang tidak dapat digunakan sembarangan, "Kan singkong ada bermacam jenisnya. Ada yang misalnya kulitnya agak lembut, nah sudah pasti isinya keras," ucapnya.

Ia menegaskan jika dari awal salah memilih bahan maka dapat memengaruhi hasil tape yang diolah. Setelah melalui berbagai macam percobaan, akhirnya ia berhasil membuat tape khas dengan resep pribadi yang menjadi menu andalan Omah Tape.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....