Ramen, Cita Rasa Jepang di Samarinda
- 19 Okt 2025 19:30 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Ramen, mi berkuah kaldu gurih yang identik dengan Negeri Matahari Terbit, kini menjadi hidangan favorit masyarakat di berbagai belahan dunia. Kelezatan mi yang kenyal dipadu dengan aneka topping berlimpah membuat sajian ini digemari oleh semua kalangan.
Meskipun dikenal sebagai ikon kuliner Jepang, akar sejarah ramen sejatinya berasal dari Tiongkok. Mengutip lama Wikipedia, ki kuah pertama kali masuk ke Jepang pada abad ke-19, dibawa oleh imigran dan pedagang Tiongkok. Bahkan, asal usul namanya diambil dari istilah Mandarin la mian, yang berarti “mi yang ditarik.”
Ramen memiliki empat jenis kuah utama yang menjadi ciri khasnya, yaitu:
1. Shoyu, kuah kecap asin yang ringan, biasanya menggunakan kaldu ayam atau ikan.
2. Shio, kuah garam yang bening dengan rasa asin yang bersih dan ringan.
3. Miso, kuah berbahan pasta kedelai fermentasi yang kental dan kaya cita rasa umami.
| Baca juga: Kebab dan Shawarma, Serupa tapi Tak Sama |
4. Tonkotsu, kuah hasil rebusan tulang babi selama berjam-jam hingga menghasilkan warna putih pekat dan tekstur yang sangat kaya rasa.
Kini, untuk menikmati semangkuk ramen hangat tidak perlu jauh-jauh terbang ke Jepang. Di Samarinda, hidangan ini mudah ditemukan, baik di kedai pinggir jalan maupun restoran modern yang menawarkan berbagai varian rasa dan topping.
Berdasarkan hasil penelusuran tim rri.co.id, harga per porsi ramen di Samarinda umumnya dibanderol mulai dari Rp33.000, menjadikannya sajian internasional yang lezat sekaligus ramah di kantong masyarakat lokal. (Umi Zahratun Sa'adah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....