Nasi Kuning Kuliner Khas Banjar

  • 07 Feb 2025 19:26 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Nasi kuning merupakan hidangan populer di Kalimantan bahkan di berbagai daerah. Namun cita rasa dari nasi kuning sendiri setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing. Nasi kuning sering juga di santap sebagai menu sarapan masyarakat di Kalimantan. Kalimantan Selatan terkenal dengan nasi kuningnya yang menyajikan berbagai lauk pauknya, seperti ikan haruan, ayam, dan telur yang dimasak habang.

“Nasi kuning sekarang banyak sudah pilihan lauknya, seperti ayam, ikan haruan, telur, dan ada juga daging sapi, tinggal pilih aja sesuai seleranya, tapi kalau acil sukanya ikan haruan tapi bagian kepalanya”, sebut Acil Ewwi pengisi Acara Pesona Antar Komunitas Banjar Pro 4 Samarinda, Jumat Januari lalu.

Lanjut Acil Ewwi menjelaskan saat ini banyak juga lauk ikan selain haruan, seperti ikan tongkol, ikan layang karena harga ikan haruan sendiri bisa di bilang mahal, makanya terkadang orang ganti dengan ikan toman yang lebih murah dan ukurannya lebih besar dari haruan.

Selain nasi kuningnya yang khas, bumbu habang banjar juga memiliki ciri khasnya yang membuat siapa saja yang menyantapnya ketagihan.

Acil Mila yang juga pengisi Acara Pesona Antar Komunitas Banjar mengatakan untuk membuat bumbu habang bahanya seperti bawang merah, bawang putih, cabe merah kering, , jahe, kayu ,gula, garam, dan terasi secukupnya. “Kalau sekarang enak bumbu bisa di blender semua, jaman dulu nenek Acil itu manual membuatnya, jadi cabe merah kering itu direbus, dicincang terus di haluaskan di cobek”, ucap Acil Mila. Ditulis Jum'at (7/2/2025).

Salah satu pendengar yang juga bergabungan Julak Rinjani mengatakan suka sekali nasi kuning, kalau dulu orang tua sering membuatnya, dan memang paling enak itu kepala haruan lauknya ditambah serondeng kelapanya.

Membuat nasi kuning sendiri perlu menyiapkan beberapa bahan seperti beras, kelapa tua, kunyit, daun pandan dan air secukupnya. Saat ini penjual nasi kuning di Samarinda bukan saja orang asli Banjar, jadi banyak tambahan variasi di setiap satu piring nasi kuning, seperti tambahan mie kuning, oseng tempe, dll.

Diakhir acara Acil Mila menyebutkan makan nasi kuning saat ini tidak hanya sebagai menu sarapan tapi juga menu makan malam, karena di Samarinda sendiri sudah ada kampung nasi kuning yang ada di jalan Lambung Mangkurat. “Disana orang bejual nasi kuning dari pagi sampai malam sepanjang jalan mudah dijumpai”, kata Acil Mila.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....