Cekcok Jukir Berujung Aksi Penikaman di Gajah Mada, Dua Pelaku Diamankan Polisi
- 15 Apr 2026 07:28 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda menangkap dua pelaku penikaman yang terjadi di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu, 1 April 2026 malam. Keduanya diamankan sehari setelah kejadian saat berupaya melarikan diri ke luar daerah.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar mengatakan, peristiwa tersebut melibatkan dua pelaku dan dua korban yang sama-sama berprofesi sebagai juru parkir liar.
“Kasus ini melibatkan dua pelaku dan dua korban. Kondisi korban cukup serius sehingga harus menjalani perawatan intensif,” ujarnya, dikutip pada Rabu, 15 April 2026.
Insiden bermula dari perselisihan yang berkembang menjadi kekerasan menggunakan senjata tajam. Kedua korban mengalami luka cukup parah akibat serangan tersebut.
Tim gabungan dari Jatanras Polresta Samarinda, Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Polsek Samarinda Kota, serta dukungan Jatanras Polda Kaltim kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Dari hasil penyelidikan, termasuk rekaman CCTV, kedua pelaku teridentifikasi dan berhasil kami amankan pada malam berikutnya,” kata Hendri.
Penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda. Pelaku berinisial KA ditangkap di Jalan Kemuning, Loa Bakung, Sungai Kunjang sekitar pukul 20.45 Wita. Selang satu jam, pelaku lainnya berinisial S diamankan di kawasan Jalan Poros Samarinda–Bontang, Tanah Merah, Samarinda Utara.
Saat proses penangkapan, salah satu pelaku sempat mencoba kabur sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa dua parang berukuran sekitar 30 sentimeter dan 20 sentimeter, satu sangkur sepanjang 15 sentimeter, serta pakaian pelaku dan korban.
“Motifnya dipicu persaingan lahan parkir. Pelaku juga merasa korban kerap merugikan mereka, sehingga memicu emosi dan berujung penyerangan,” kata Hendri.
Saat ini, kedua pelaku telah diamankan dan dijerat Pasal 262 KUHP terkait penganiayaan dengan senjata tajam yang mengakibatkan luka berat. Polisi masih mendalami kasus tersebut sambil memantau kondisi korban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....