Lima Makanan Ini Tak Boleh Lama di Suhu Ruang
- 05 Okt 2026 12:35 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Para pakar keamanan pangan mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan makanan yang mudah rusak terlalu lama berada pada suhu ruang, termasuk di luar lemari pendingin maupun di dalam penanak nasi.
Makanan yang disimpan dalam kondisi tersebut berisiko mengalami kontaminasi, terutama ketika berada dalam apa yang dikenal sebagai zona bahaya suhu.
Zona bahaya merupakan kisaran suhu sekitar 4 hingga 60 derajat Celsius. Dalam kondisi tersebut, bakteri penyebab penyakit dapat berkembang biak lebih cepat pada makanan.
Dikutip dari EatingWell, Senin 5 Oktober 2026, makanan yang mudah rusak dan berada dalam zona bahaya selama dua jam atau lebih berpotensi menjadi media pertumbuhan bakteri.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit akibat makanan apabila makanan dikonsumsi setelah mengalami penyimpanan yang tidak tepat.
Oleh karena itu, makanan yang mudah rusak sebaiknya segera didinginkan dan disimpan di dalam lemari es untuk membantu memperlambat pertumbuhan bakteri. Penyimpanan yang tepat menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga keamanan pangan sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat makanan yang terkontaminasi.
Berikut sejumlah makanan yang perlu mendapat perhatian:
Pizza
Pizza termasuk makanan yang mudah rusak apabila dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Kandungan seperti keju, daging, dan berbagai bahan pelengkap dapat menjadi media yang mendukung pertumbuhan bakteri.
Karena itu, pizza yang tidak segera dikonsumsi sebaiknya disimpan di dalam lemari es. Hindari membiarkannya terlalu lama di meja makan atau dalam kondisi hangat di luar pendingin.
Buah dan Sayuran yang Sudah Dipotong
Buah dan sayuran yang telah dipotong sebaiknya segera dimasukkan ke dalam lemari es. Coffman menjelaskan, proses pemotongan dapat merusak lapisan pelindung alami pada bagian luar buah dan sayuran.
Kondisi tersebut membuat bagian yang terbuka lebih mudah terpapar kontaminasi dan menjadi tempat berkembangnya bakteri. Hal serupa juga berlaku pada buah dan sayuran yang telah dipotong untuk disajikan dalam nampan maupun sebagai bagian dari hidangan tertentu.
Nasi Matang
Nasi yang sudah dimasak dapat mengandung spora Bacillus cereus, bakteri yang sporanya mampu bertahan selama proses pemasakan.
Apabila nasi matang dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, spora tersebut dapat berkembang menjadi bakteri yang menghasilkan racun dan berpotensi menyebabkan penyakit akibat makanan.
Dietisien keamanan pangan Mary Angela Miller menyarankan nasi matang dibagi ke dalam porsi kecil atau ditempatkan dalam wadah yang dangkal. Cara tersebut membantu nasi lebih cepat dingin sebelum disimpan di dalam lemari es.
Daging Olahan
Daging olahan yang kerap digunakan sebagai isian roti lapis maupun bekal makan siang juga perlu disimpan dalam kondisi tetap dingin.
Miller menyarankan penggunaan minimal dua sumber pendingin untuk menjaga suhu makanan, seperti dua kantong gel beku atau kombinasi satu kantong gel beku dengan satu botol berisi air beku.
Makanan yang membutuhkan suhu dingin dapat diletakkan di antara dua sumber pendingin tersebut sehingga suhunya dapat dipertahankan lebih lama.
Kentang Panggang yang Dibungkus Aluminium Foil
Kentang panggang yang dibungkus menggunakan aluminium foil juga perlu mendapat perhatian. Makanan ini dapat berisiko apabila terlalu lama dibiarkan pada suhu ruang.
Ashley Miller, Senior Program Coordinator for Grants & Cooperatives di National Environmental Health Association, menjelaskan bahwa kentang memiliki kadar air yang tinggi dan tingkat keasaman yang rendah.
Saat kentang dibungkus aluminium foil kemudian dibiarkan pada suhu ruang, kondisi minim oksigen di dalam pembungkus dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan spora Clostridium botulinum serta produksi toksin.
Untuk mengurangi risiko tersebut, kentang panggang sebaiknya tetap dijaga dalam kondisi panas hingga waktu penyajian. Jika tidak segera dikonsumsi, pembungkus aluminium foil perlu dilonggarkan agar kentang lebih cepat dingin sebelum dimasukkan ke dalam lemari es.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....