Lansia dan Anak-Anak Paling Rentan Terkena Dampak Cuaca Ekstrem

  • 30 Sep 2026 19:26 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dampak cuaca panas ekstrem selama musim kemarau tidak dirasakan secara merata oleh setiap individu. Kelompok rentan seperti lanjut usia (lansia), anak-anak, serta pekerja luar ruangan (outdoor) menjadi pihak yang paling berisiko mengalami komplikasi kesehatan berat akibat tingginya suhu lingkungan.

Kerentanan tersebut disebabkan oleh fisiologi tubuh lansia yang mengalami penurunan sensitivitas terhadap rasa haus serta respon pengaturan suhu tubuh yang tidak lagi optimal. Di sisi lain, anak-anak memiliki rasio luas permukaan tubuh terhadap berat badan yang lebih besar, sehingga lebih cepat menyerap panas dari lingkungan sekitar.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda, Bernadet Maria Sanjaya, mengingatkan agar keluarga memberikan perhatian ekstra kepada anggota keluarga yang masuk dalam kategori rentan selama musim kemarau berlangsung.

"Lansia sering kali tidak merasa haus meskipun tubuhnya sudah mengalami dehidrasi tingkat sedang. Oleh karena itu, pendampingan dari keluarga untuk memantau asupan cairan harian sangatlah krusial," ujar Bernadet, dikutip Rabu 30 September 2026.

Selain faktor usia, pekerja lapangan seperti buruh bangunan, pengemudi ojek, dan pedagang kaki lima juga menghadapi risiko tinggi akibat paparan sengatan matahari secara langsung dalam jangka waktu panjang tanpa jeda istirahat yang cukup.

"Untuk pekerja luar ruangan, penggunaan pelindung fisik seperti topi bertepi lebar, pakaian longgar berwarna cerah, serta pengaturan jeda istirahat di tempat teduh secara berkala wajib diterapkan guna mencegah kelelahan panas," katanya melanjutkan.

Melalui sinergi antara kesadaran individu dan kepedulian lingkungan keluarga, tingkat keparahan kesakitan akibat cuaca panas ekstrem di wilayah Kalimantan Timur diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....