Dinkes Samarinda Ingatkan Waspada Penyakit Diare saat Kemarau

  • 18 Sep 2026 10:18 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mengingatkan masyarakat mewaspadai ancaman penyakit diare di tengah musim kemarau dan kondisi kering.

Kepala Dinkes Kota Samarinda, Ismed Kusasih, mengatakan saat ini pihaknya terus memantau perkembangan kasus penyakit tersebut, mengingat adanya gangguan distribusi air bersih di sejumlah wilayah yang instalasi pengolahan air (IPA)-nya mengalami penyesuaian jam operasional.

"Diare ini juga cukup kita pantau, karena sekarang kan kita ketahui air bersih yang didistribusikan dari PDAM itu mengalami sedikit gangguan akibat intrusi air laut ke Sungai Mahakam," ujarnya, dikutip rri.co.id, Jumat 18 September 2026.

Meski demikian, ia bersyukur kondisi air dalam beberapa hari terakhir sudah mengalami perubahan meski sifatnya masih dinamis, sehingga kasus diare tidak meningkat secara signifikan.

Untuk memastikan kualitas air, Ismed menuturkan, tim kesehatan lingkungan atau sanitarian di 26 puskesmas juga selalu melakukan pemeriksaan terhadap air yang didistribusikan ke warga.

“Teman-teman sanitrian melakukan pemeriksaan kualitas air minum dan air bersih dan hasilnya itu disampaikan ke Dinas Kesehatan. Dari kami kemudian akan memberi masukan kepada PDAM," kata dia.

Pemberian rekomendasi atau masukan ini penting, sebab terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi apabila air tersebut akan digunakan sebagai air minum. Namun sementara waktu, Ismed menganjurkan penggunaan air dari PDAM sebaiknya hanya untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK) agar terhindar dari risiko diare.

“Kalaupun mau digunakan sebagai air minum itu ada prasyarat-prasyarat tertentu yang harus dilakukan. Yang jelas sekarang air PDAM yang didistribusikan ini kita harapkan paling tidak hanya untuk MCK,” ucapnya.

Karena itu, masyarakat diminta memperhatikan penggunaan air selama kondisi kemarau dan gangguan kualitas air berlangsung. Ismed memastikan, terus melakukan pemantauan melalui puskesmas untuk mengantisipasi dampak kesehatan yang mungkin muncul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....