Dinkes Samarinda Minta Warga Tak Panik soal Peningkatan Kasus ISPA di Agustus
- 02 Sep 2026 09:47 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Kesehatan Kota Samarinda menyebut kenaikan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) masih dalam batas wajar. Masyarakat diminta tidak panik meski kasus meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kusasih, mengatakan kasus ISPA selama Agustus 2026 mencapai sekitar 22,8 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan data pada Juli 2026.
“Kalau dibilang peningkatan itu wajar. Kenapa wajar? Karena masih 22,8 persen peningkatan ISPA dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Ismed, dikutip pada Rabu, 2 September 2026.
Ia juga menilai angka itu masih wajar sebab ISPA merupakan salah satu penyakit yang memang banyak ditemukan di masyarakat. Penyakit tersebut dapat muncul baik dalam kondisi kemarau maupun ketika kondisi lingkungan normal.
Di samping itu, Ismed menjelaskan meski kasus ISPA di Samarinda menempati urutan kedua di Kalimantan Timur, tetapi hal itu masih lumrah apabila dilihat berdasarkan jumlah penduduk.
“Jangan lupa ISPA itu ada atau tidak ada kekeringan, dia penyakit yang selalu mendominasi dari beberapa jumlah penyakit. Kalau dibilang nomor dua se-Kaltim, ya wajar karena penduduk kita banyak, hampir 800 lebih,” kata dia.
Karenanya, Ismed mengimbau masyarakat agar tidak panik. Sebab ia mengungkapkan, kondisi udara di Samarinda berdasarkan pemantauan terkini masih berada pada kategori sedang. Kondisi tersebut belum masuk dalam kategori yang dianggap rawan untuk masyarakat.
Meski demikian, Dinas Kesehatan bersama satuan tugas terkait terus memantau kondisi lingkungan dan kualitas udara. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan kebakaran hutan serta lahan terhadap kesehatan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....