Kesiapsiagaan Dinkes Hadapi Dampak Karhutla terhadap Kesehatan Warga
- 11 Sep 2026 06:17 WIB
- Samarinda
Tim Liputan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau melakukan kunjungan dan wawancara dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Lamlay Sarie, Senin (7/9/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk menggali informasi terkait kondisi kesehatan masyarakat serta kesiapsiagaan Dinkes dalam menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla dan kabut asap di sejumlah wilayah Berau. Di tengah kondisi tersebut, Dinkes Berau memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat. Paparan asap berpotensi meningkatkan risiko ISPA, pneumonia, asma, gangguan mata, dan penyakit kulit.
Sebagai upaya deteksi dini, petugas surveilans bersama puskesmas secara rutin memantau perkembangan penyakit melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon atau SKDR. Langkah ini dilakukan guna mengetahui lebih cepat apabila terjadi peningkatan kasus, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
Selain pemantauan penyakit, Dinkes juga memantau kondisi kualitas udara serta memastikan ketersediaan obat-obatan, masker, dan oksigen di puskesmas. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan apabila terjadi peningkatan kasus akibat paparan asap.
Untuk mengurangi risiko paparan, pemerintah juga melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk penerapan Belajar dari Rumah atau BDR bagi siswa, khususnya saat kondisi udara tidak mendukung aktivitas di luar ruangan. Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Lamlay Sari, ketika dimintai tanggapannya terkait dampak karhutla terhadap kesehatan warga.
Sementara itu, sebagai dukungan bagi petugas yang berada di lapangan menangani karhutla, Dinkes Berau menyalurkan bantuan medis kepada BPBD berupa 1.000 masker N95, 2.700 tablet Vitamin B Complex, 2.700 tablet Vitamin C 250 miligram, serta 300 masker oksigen dewasa.
Seluruh langkah tersebut dilakukan guna melindungi kesehatan masyarakat, meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan, serta memberikan perlindungan bagi petugas yang terlibat dalam penanganan karhutla.
Dinkes Berau juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk, menggunakan masker, menjaga kondisi tubuh, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan akibat paparan asap. (Diskominfoberau/IKP/Tim)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....