Dinkes Samarinda Perkuat Kolaborasi dengan BPBD Antisipasi Dampak Karhutla

  • 30 Agt 2026 14:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Kesehatan Kota Samarinda memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD dalam menghadapi dampak kekeringan, El Nino, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kolaborasi tersebut dilakukan setelah Pemerintah Kota Samarinda membentuk satuan tugas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi bencana yang terjadi di daerah.

“Dari pemerintah daerah, Bapak Wali Kota memerintahkan kepada BPBD sebagai leading sector untuk penanganan kewaspadaan bencana daerah. Kami dari Dinas Kesehatan ikut dengan apa yang menjadi perintah dari BPBD,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kusasih, dikutip pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Menurutnya, koordinasi tersebut penting karena kondisi kemarau panjang dan El Nino dapat memunculkan berbagai risiko kesehatan. Dampaknya juga dapat semakin terasa ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan yang menghasilkan asap.

Dalam koordinasi bersama BPBD, lanjut Ismed, Dinkes Samarinda diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat.

“Dari BPBD juga menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan untuk mewaspadai faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan dengan kejadian kekeringan akibat El Nino dan karhutla,” kata Ismed

Menindaklanjuti instrksi itu, Ismed mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan langkah penanganan kesehatan dengan perkembangan kondisi di lapangan. Koordinasi lintas sektor tersebut diperlukan agar potensi gangguan kesehatan dapat diantisipasi sejak awal.

Selain meningkatkan kesiapsiagaan, Ismed juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dan membatasi paparan terhadap faktor lingkungan yang dapat mengganggu kesehatan selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....