Sering Dipakai Memasak, Ini Manfaat Daun Salam bagi Kesehatan
- 30 Agt 2026 13:08 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, daun salam bukanlah tanaman yang asing. Daunnya mudah ditemukan dan hampir selalu digunakan untuk menambah aroma serta cita rasa pada berbagai masakan.
Namun di balik fungsinya sebagai bumbu dapur, daun salam juga sejak lama dimanfaatkan sebagai bahan herbal karena mengandung flavonoid, tanin, eugenol, dan quercetin.
Sejumlah penelitian pun menemukan potensi daun salam dalam membantu meredakan beberapa penyakit. Apa saja?
Diabetes
Dikutip dari Healthline, daun salam berpotensi membantu menjaga kadar gula darah, terutama karena kandungan senyawa antioksidan di dalamnya.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Mitochondrion pada 2021 menunjukkan ekstrak daun salam berpotensi membantu mengatasi resistensi insulin dan stres oksidatif pada sel hati.
Sementara penelitian lain dalam Annals of Medicine & Surgery tahun 2020 juga menemukan potensi ekstrak daun salam dalam membantu menurunkan kadar gula darah.
Batu Ginjal
Batu ginjal terbentuk ketika zat tertentu menumpuk dan mengeras di dalam ginjal. Salah satu faktor penyebabnya adalah aktivitas enzim urease yang dihasilkan bakteri tertentu.
Dalam sebuah penelitian pada 2021 terhadap puluhan ekstrak tanaman herbal, daun salam menunjukkan kemampuan menghambat aktivitas enzim tersebut. Kandungan quercetin di dalam daun salam diduga menjadi salah satu senyawa yang berperan.
Asam Urat
Daun salam juga sering dikaitkan dengan manfaat untuk membantu mengendalikan kadar asam urat. Kandungan flavonoid di dalamnya, termasuk kelompok flavon dan flavonol, diteliti memiliki kemampuan menghambat kerja enzim xantin oksidase, yang berperan dalam proses pembentukan asam urat di dalam tubuh.
Selain flavonoid, sejumlah senyawa lain seperti saponin, terpenoid, dan alkaloid juga diteliti memiliki aktivitas yang berkaitan dengan pengendalian asam urat.
Kanker
Daun salam juga pernah diteliti terkait potensinya terhadap pertumbuhan sel kanker. Penelitian yang diterbitkan dalam Chemical and Biological Technologies in Agriculture pada 2023 menemukan bahwa minyak daun salam memiliki aktivitas yang berpotensi menghambat perkembangan kanker hati dalam model penelitian tiga dimensi.
Penelitian lain pada 2022 juga menemukan adanya komponen dalam minyak daun salam yang dapat menghambat jalur tertentu yang berperan dalam pertumbuhan sel kanker.
Itulah manfaat daun salam bagi kesehatan. Meski berkhasiat, daun salam sebaiknya dikonsumsi secara wajar dan tidak digunakan untuk mengganti obat yang telah diresepkan dokter.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....