Disfungsi Keluarga Jadi Faktor Remaja Lakukan Tindakan Melukai Diri Sendiri

  • 27 Agt 2026 08:45 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kegagalan peran keluarga dalam menyediakan ruang aman dan pemenuhan kebutuhan emosional menjadi salah satu pemicu utama maraknya kasus melukai diri sendiri (self-harm) pada remaja. Tanpa pendampingan dan arahan orang tua, individu muda kerap kesulitan mengelola rasa marah serta depresi yang dialaminya.

Dalam dialog Dokter Etam Pro 4 RRI Samarinda pada Kamis 20 Agustus 2026, pakar kesehatan mental RSJD Atma Husada Mahakam, Eliza Cahyani menguraikan bahwa lingkungan keluarga seharusnya berfungsi sebagai pelindung utama tempat seseorang mendapatkan penghargaan dan rasa aman.

"Lebih banyak dari pengalaman saya itu adalah dari disfungsional keluarga. Keluarga itu kan tameng ya, di mana kita berlindung, kita mengisi tangki cinta atau tangki appreciate. Pada saat peran keluarga gagal memenuhi itu, mereka tidak mampu meregulasi emosinya," ujar Eliza.

Absennya bimbingan keluarga membuat remaja membentuk persepsi secara mandiri terhadap trauma atau kemarahan yang dirasakan. Kondisi ini membuat mereka tidak menyadari adanya cara-cara alternatif lain yang lebih aman untuk melampiaskan emosi negatif tersebut.

Selain masalah pengalihan emosi, kegagalan dalam membangun komunikasi yang terbuka di dalam rumah juga dinilai memicu keterasingan emosional bagi remaja yang sedang berjuang dengan mentalnya.

"Pola mempersepsikan sendiri itu terjadi pada individu self-harm karena dia enggak ditemani, enggak dipandu. Dia hilang sisi dipandu dan diajar. Karena enggak ngomong sama orang lain, dia mempersepsikannya sendiri," kata Eliza menjelaskan dampak minimnya pendampingan keluarga.

Untuk mencegah keberlanjutan tindakan berbahaya ini, keberadaan lingkungan sosial yang suportif, baik dari keluarga maupun teman sebaya, sangat disarankan. Dukungan emosional yang konsisten dapat membantu korban merasa didengar serta terdorong untuk mencari bantuan ke tenaga profesional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....