DPKH Kaltim Dorong Vaksinasi Rabies Minimal 70 Persen

  • 17 Agt 2026 14:51 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur mendorong vaksinasi rabies dilakukan secara terprogram dan menyeluruh. Langkah tersebut dinilai penting untuk membentuk kekebalan populasi atau herd immunity pada hewan penular rabies atau HPR.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Kaltim, Dyah Anggraini, mengatakan vaksinasi tidak seharusnya dilakukan hanya ketika petugas memiliki kesempatan atau ketika kasus telah muncul. Menurutnya, vaksinasi perlu disusun berdasarkan target populasi, jadwal, serta kebutuhan masing-masing wilayah.

“Vaksinasi rabies yang harus kita lakukan adalah vaksinasi massal yang terprogram dan terjadwal bersama-sama di Provinsi Kalimantan Timur,” kata Dyah, pada Senin, 17 Agustus 2026.

Dyah menjelaskan, cakupan vaksinasi perlu mencapai lebih dari 70 persen populasi HPR untuk membentuk kekebalan yang diharapkan dapat mencegah penularan rabies. Vaksinasi tambahan atau konsolidasi juga diperlukan sekitar tiga bulan setelah vaksinasi massal untuk hewan yang sebelumnya belum mendapatkan vaksin.

Selain vaksinasi rutin, vaksinasi darurat wajib dilakukan pada daerah yang ditemukan kasus rabies. Dyah menyebut vaksinasi darurat ditujukan kepada 100 persen populasi HPR di lokasi tersebut sebagai bagian dari respons cepat terhadap kejadian rabies.

Kalimantan Timur diperkirakan memiliki sekitar 42.717 ekor anjing, sementara total populasi anjing dan kucing mencapai lebih dari 112 ribu ekor. Dyah menilai data tersebut masih berupa estimasi sehingga pendataan populasi HPR secara lebih konkret diperlukan untuk menentukan kebutuhan vaksin secara tepat.

Namun, pelaksanaan vaksinasi masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan petugas, luas wilayah Kaltim, keterbatasan vaksin, hingga masih adanya penolakan masyarakat. Karena itu, DPKH Kaltim mendorong pemerintah kabupaten dan kota turut mengalokasikan anggaran vaksinasi rabies melalui APBD serta memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....