Program CKG Diperluas, Jangkau Sekolah, Tempat Kerja, hingga Komunitas
- 30 Jul 2026 08:32 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah terus memperluas pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya memperkuat deteksi dini berbagai penyakit sekaligus meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Selain dilaksanakan di puskesmas, program tersebut kini menjangkau berbagai kelompok melalui layanan jemput bola di lingkungan pendidikan, tempat kerja, hingga berbagai institusi. Langkah ini dilakukan agar pemeriksaan kesehatan semakin mudah diakses dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Dikutip dari laman Indonesia.go.id, layanan jemput bola Program Cek Kesehatan Gratis juga telah dilaksanakan di Pondok Pesantren Darus Solihin, Semarang, Jawa Tengah, Senin 27 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut, petugas puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap santri dan santriwati sebagai bagian dari upaya deteksi dini penyakit.
Kementerian Kesehatan mencatat, hingga awal Juli 2026 sebanyak 59,5 juta orang telah memperoleh layanan melalui Program Cek Kesehatan Gratis. Angka tersebut merupakan bagian dari target sekitar 130 juta penerima manfaat sepanjang 2026.
Pemerintah akan terus meningkatkan cakupan Program Cek Kesehatan Gratis dengan memperluas pelaksanaannya di berbagai sektor. Program ini akan melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan primer selain puskesmas, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), perguruan tinggi, komunitas masyarakat, hingga lingkungan tempat kerja.
Melalui perluasan tersebut, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara dini. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pencegahan penyakit, mempercepat penanganan kasus kesehatan, serta mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang lebih sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....