YJI Kaltim Siapkan Klinik Jantung Pratama Layani Masyarakat Lebih Dekat
- 18 Jul 2026 16:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kalimantan Timur berencana membentuk Klinik Jantung Pratama sebagai layanan kesehatan jantung tingkat pertama. Program ini menjadi langkah strategis YJI untuk memperluas akses pelayanan sekaligus memperkuat peran organisasi dalam upaya pencegahan dan penanganan dini penyakit jantung di Kalimantan Timur.
Rencana tersebut disampaikan Ketua YJI Cabang Kalimantan Timur, Wahyu Hernaningsih Seno, saat memimpin Rapat Evaluasi Program Kerja di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Jumat 17 Juli 2026. Menurutnya, keberadaan klinik diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
"Ini merupakan rencana strategis kami ke depan. Tujuannya agar keberadaan Yayasan Jantung Indonesia semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," ujar Wahyu melansir rilis Pemprov Kaltim.
| Baca juga: Dokter Ungkap Sejarah dan Fakta MSG |
Ia menjelaskan, Klinik Jantung Pratama diproyeksikan menjadi pusat pelayanan kesehatan untuk penanganan awal masyarakat yang mengalami keluhan jantung. Menurutnya, kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam meningkatkan peluang keselamatan pasien.
"Setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang mengalami gangguan jantung," katanya.
Untuk mendukung program tersebut, YJI Kaltim akan bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Samarinda. Kolaborasi ini diawali dengan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi seluruh pengurus YJI agar memiliki kemampuan memberikan pertolongan pertama saat menghadapi kondisi kegawatdaruratan jantung.
"Ini adalah bagian dari program kerja kami untuk memasyarakatkan penanganan awal masalah jantung. Pengurus yang telah lulus pelatihan BHD akan diberikan sertifikat sebagai bekal melakukan tindakan penyelamatan yang tepat," kata Wahyu.
Selain mempersiapkan Klinik Jantung Pratama, YJI Kaltim juga terus memperluas organisasi hingga seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Hingga pertengahan 2026, pembentukan kepengurusan telah mencapai sekitar 70 persen, sementara wilayah yang masih dalam proses meliputi Penajam Paser Utara, Kutai Barat, dan Kota Samarinda.
"Sesuai arahan pusat, seluruh kabupaten dan kota harus memiliki kepengurusan Yayasan Jantung Indonesia. Kami optimistis target tersebut dapat tercapai pada tahun ini," ucap Wahyu.
Dalam rapat evaluasi tersebut, YJI Kaltim juga mempersiapkan sejumlah agenda besar, mulai dari peringatan Hari Jantung Sedunia, Hari Ulang Tahun Yayasan Jantung Indonesia, hingga lomba Senam Jantung Sehat antar-Klub Jantung Sehat (KJS) dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Organisasi ini juga akan mengikuti Lomba Senam Jantung Sehat Seri I Tingkat Nasional yang diselenggarakan secara daring sebagai bagian dari kampanye membangun gaya hidup sehat di masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....