Griya Sehat Samarinda Sediakan Layanan Akupunktur hingga Hipnoterapi

  • 18 Jul 2026 15:20 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Griya Sehat Kota Samarinda menyediakan beragam layanan kesehatan tradisional komplementer bagi masyarakat. Layanan tersebut meliputi akupunktur, akupresur, pijat bayi di bawah dua tahun atau baduta, konsultasi herbal, spa, perawatan kulit muka, hingga hipnoterapi.

Ketua Tim Kesehatan Tradisional dan Registrasi Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Kusuma Wijayanti, menjelaskan seluruh pelayanan diberikan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Masyarakat juga diwajibkan melakukan reservasi sebelum memperoleh layanan agar proses pelayanan dapat berlangsung lebih efektif.

Menurut Kusuma, satu kali terapi membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 40 menit sehingga pelayanan tidak dilakukan dengan sistem antrean umum. “Pasien-pasien akan melakukan reservasi sehingga pada saat datang siap dilayani kemudian pulang. Dari luar kelihatannya sepi, tetapi sebenarnya pasien banyak karena bergiliran sesuai jam reservasi,” ucapnya pada Jumat 17 Juli 2026.

Layanan akupunktur dilakukan dengan menggunakan jarum steril sekali pakai pada titik-titik tertentu. Sementara bagi pasien yang tidak memungkinkan mendapatkan terapi dengan jarum, seperti pasien yang mengonsumsi obat pengencer darah, tersedia layanan akupresur dan akupunktur nonjarum.

Griya Sehat juga menyediakan layanan hipnoterapi yang saat ini banyak diminati masyarakat, terutama kalangan remaja dan usia produktif. Layanan tersebut antara lain dapat dimanfaatkan untuk membantu menangani persoalan seperti stres, overthinking, kecemasan, maupun keinginan menghentikan kebiasaan tertentu.

Selain itu, tersedia pula pijat baduta yang dilakukan oleh bidan terlatih. Layanan tersebut ditujukan untuk membantu stimulasi tumbuh kembang anak, termasuk stimulasi nafsu makan, kemampuan berbicara, dan perkembangan anak di bawah usia dua tahun.

Kusuma menambahkan, Griya Sehat juga memiliki fasilitas yang mendukung pasien dengan kebutuhan khusus, termasuk pasien pascastroke dan penyandang disabilitas. “Kondisi pintu masuk sudah didesain dengan ram sesuai ketentuan sehingga dapat digunakan dengan kursi roda, termasuk tersedia kursi roda dan toilet disabilitas,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....