Waspada Vertigo Sentral, Dokter Saraf SMC: Bisa Jadi Gejala Stroke
- 11 Jul 2026 07:15 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Vertigo sering kali disalahartikan sebagai sakit kepala biasa. Padahal, kondisi ini memiliki gejala khas berupa sensasi tubuh atau lingkungan sekitar terasa berputar.
Menurut dr. Arifian Wijaya Lana Putra, Sp.N, AIFO-K, Dokter Spesialis Saraf Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (RS SMC) , vertigo merupakan kondisi medis yang berbeda dengan nyeri kepala biasa. "Jika seseorang merasakan sensasi berputar, lingkungan terasa berputar, atau seperti melayang hingga kehilangan keseimbangan, kondisi tersebut termasuk kategori vertigo," ucapnya. Kepada RRI dikutip Sabtu, 11 Juli 2026.
Vertigo dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan penyebabnya. Secara umum, terdapat vertigo perifer yang berasal dari gangguan telinga bagian dalam dan vertigo sentral yang berkaitan dengan gangguan pada otak.
Penyebab vertigo juga sangat beragam. Gangguan keseimbangan pada telinga dalam, infeksi, cedera kepala, migrain, hingga stroke dapat menjadi pemicu munculnya keluhan tersebut.
Menurut dr. Arifian, tidak semua vertigo bersifat ringan. Ia menjelaskan bahwa vertigo tipe sentral dapat menjadi tanda adanya gangguan serius, seperti stroke di batang otak atau otak kecil, sehingga memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Keluhan vertigo yang berlangsung lama, disertai mual, muntah, atau mengganggu aktivitas sehari-hari sebaiknya tidak diabaikan. Pemeriksaan oleh dokter diperlukan agar penyebabnya dapat diketahui secara pasti dan pengobatan menjadi lebih tepat.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan diagnosis sendiri ketika mengalami keluhan pusing. Mengenali perbedaan antara pusing biasa dan vertigo menjadi langkah awal agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan sesuai dengan penyebabnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....