Cara Mengenali dan Mengatasi Kecanduan Pornografi dengan Tepat
- 25 Mei 2026 11:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kecanduan pornografi adalah kondisi di mana seseorang tidak mampu mengendalikan dorongan untuk mengonsumsi konten pornografi, mengganggu aktivitas sehari-hari, kesehatan mental, hingga hubungan sosial. Kebiasaan ini membanjiri otak dengan dopamin secara berlebihan, seiring waktu dapat merusak kemampuan konsentrasi dan pengambilan keputusan.
Menanggapi hal tersebut, psikolog sekaligus Ketua Ikatan Psikologi Klinis Himpunan Psikolog Indonesia Kalimantan Timur (IPK HIMPSI KALTIM), Ayunda Ramadhani, menyampaikan kecanduan konten dewasa seperti pornografi dapat ditangani.
Dalam kesempatan menghadiri dialog Tonight Corner edisi psikolog yang disiarkan di RRI Pro 2 Samarinda, menurutnya untuk menangani tersebut terdiri dari dua kategori usia karena berkaitan dengan otak prefrontal cortex yang berhubungan dengan pengendalian diri.
“Pada anak atau remaja kurang yang umurnya di bawah18-20 tahun, prefrontal cortex masih belum sepenuhnya matang, sehingga pengendalian diri memang akan sangat sulit untuk dilakukan secara sadar dan mandiri,” ucapnya dikutip Senin, 25 Mei 2026.
Prefrontal cortex (PFC) adalah wilayah otak yang terletak di bagian paling depan lobus frontal (tepat di belakang dahi). Bagian ini berfungsi sebagai pusat kendali tubuh untuk fungsi kognitif tingkat tinggi, seperti mengatur emosi, mengambil keputusan, perencanaan, fokus, dan pengendalian diri.
Berikutnya, ia menambahkan jika konten dikonsumi orang dewasa yang umurnya di atas 20 tahun seharusnya PFC sudah matang dan setidaknya dapat belajar mengurangi frekuensinya setidaknya.
Menurutnya, seseorang yang kecanduan pornografi perlu menyadari terlebih dahulu jika hal tersebut sudah tidak wajar. “Tidak apa-apa untuk mengakui dulu bahwa “saya” sudah tidak wajar dalam mengonsumsi konten pornografi dan “saya” punya kesulitan untuk berhenti,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....