Kecanduan Konten Dewasa: Pelarian Instan yang Berisiko
- 25 Mei 2026 11:52 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kecanduan konten dewasa atau pornografi menjadi hal yang perlu diperhatikan, terutama pada anak muda. Di era serba digital, semua hal dapat diakses dengan mudah dan cepat. Tidak menutup kemungkinan setiap orang juga dapat mencari akses yang dapat merugikan diri sendiri.
Psikolog sekaligus Ketua Ikatan Psikologi Klinis Himpunan Psikologi Indonesia Kalimantan Timur (IPK HIMPSI KALTIM), Ayunda Ramadhani, dalam kesempatan menghadiri dialog Tonight Corner edisi psikolog yang disiarkan di RRI Pro 2 Samarinda menjelaskan lebih lanjut alasan orang kecanduan konten dewasa. “Pornografi memang dirancang untuk membangkitkan dopamin dan memicu rasa senang instan,” ucapnya.
Mengonsumsi konten pornografi tentunya memiliki dampak buruk bagi tubuh, terutama dapat merusak otak. “Kalau kita berbicara seberapa berbahayanya konten pornografi, lama-lama akhirnya merusak otak,” katanya dikutip Senin, 25 Mei 2026.
Menurutnya, pola seseorang ketika kecanduan konten dewasa adalah dengan mencari pelarian instan. “Polanya mereka yang kecanduan pornografi ketika menghadapi kesulitan cenderung mengakses hal tersebut untuk mencari pelarian instan untuk memberikan sensasi nyaman sementara,” katanya.
Jika dilakukan secara berulang, menurutnya tingkat produktivitas seseorang juga ikut terganggu. “Sehingga akhirnya tentu saja pekerjaan yang harusnya butuh fokus jadi tidak selesai karena pikirannya terus-menerus terdistraksi,” ucapnya.
Hal ini juga dapat memengaruhi konsentrasi dalam bekerja, pendidikan, dan kehidupan yang otomatis kualitasnya terganggu. Ia mengingatkan untuk mencoba mengalihkan hal tersebut dengan kegiatan yang positif, contohnya seperti olahraga. Walaupun bukan hal yang mudah, ia menganjurkan dapat dibantu dengan tenaga profesional jika dirasa sudah cukup mengganggu kehidupan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....