Kenali Awal Gejala Saraf Retina Putus pada Bola Mata
- 21 Mei 2026 09:13 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kondisi saraf retina putus atau yang secara medis dikenal sebagai Ablasio Retina merupakan keadaan darurat mata di mana lapisan tipis retina terlepas dari posisi normalnya di bagian belakang bola mata. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berisiko tinggi menyebabkan kebutaan permanen karena sel saraf mata kehilangan pasokan oksigen dan nutrisi.
Berikut adalah langkah-langkah untuk mengenali gejala awal dan tindakan yang harus dilakukan:
1. Kenali Gejala Awal (Early Warning Signs)
Gejala sering kali muncul secara tiba-tiba dan tanpa rasa sakit. Waspadai tanda-tanda berikut:
- Floaters Mendadak: Munculnya bintik-bintik hitam, titik, atau bayangan seperti benang yang melayang-layang mengikuti gerakan bola mata.
- Fotopsia (Kilatan Cahaya): Sensasi melihat kilatan cahaya seperti petir atau lampu flash kamera, bahkan di ruangan gelap.
- Efek Tirai: Pandangan sebagian atau seluruhnya seolah tertutup oleh tirai atau gorden gelap yang semakin meluas.
- Penglihatan Kabur: Penurunan ketajaman penglihatan secara drastis secara tiba-tiba.
2. Pahami Faktor Risiko
Beberapa kondisi meningkatkan risiko seseorang mengalami lepasnya saraf retina:
- Miopia Tinggi: Penderita rabun jauh dengan minus yang berat (biasanya di atas -6) memiliki retina yang cenderung lebih tipis.
- Trauma Mata: Benturan keras pada area mata atau kepala.
- Riwayat Medis: Adanya riwayat keluarga, komplikasi diabetes melitus (retinopati diabetik), atau pernah menjalani operasi katarak sebelumnya.
- Faktor Usia: Risiko meningkat signifikan pada individu berusia di atas 50 tahun akibat perubahan tekstur cairan bola mata.
3. Penanganan dan Tindakan Cepat
Ablasio retina tidak dapat sembuh sendiri dan memerlukan intervensi medis segera di Rumah Sakit Mata atau dokter spesialis mata:
- Laser (Fotokoagulasi): Digunakan jika kondisi masih berupa robekan kecil untuk "mengelas" kembali retina sebelum benar-benar terlepas.
- Operasi Vitrektomi: Pengambilan cairan vitreus untuk menempelkan kembali retina menggunakan gas atau minyak silikon.
- Pneumatic Retinopexy: Penyuntikan gelembung gas ke dalam bola mata untuk mendorong retina kembali ke tempatnya.
Layanan pemeriksaan seperti funduskopi dan tindakan operasi tertentu kini sudah banyak ditanggung oleh penyedia layanan kesehatan seperti BPJS Kesehatan, sehingga penanganan cepat tidak boleh ditunda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....