Partisipasi Rendah, Dinkes Balikpapan Maksimalkan Skrining Gratis
- 12 Mei 2026 22:33 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Balikpapan, yang merupakan tindak lanjut Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto, telah berjalan di seluruh Puskesmas. Hingga Mei 2026, program ini menyasar 762.595 jiwa warga Kota Beriman. Namun, capaian partisipasi masyarakat berdasarkan data hingga tahun 2025 masih tergolong rendah, yakni berkisar di angka 25 persen dari total penduduk.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa 12 Mei 2026, mengungkapkan pentingnya peningkatan partisipasi warga.
"Tahun 2025 kita sudah jalankan, namun capaian masih rendahq. Di 2026 ini kami berharap partisipasi masyarakat lebih meningkat karena masyarakat sudah paham pentingnya skrining kesehatan," ujar Alwiati.
Ia menekankan, saat ini skrining kesehatan tidak lagi berbasis ulang tahun, melainkan diwajibkan bagi seluruh warga negara untuk mendapatkan rapor kesehatan. Syaratnya pun mudah, cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke Puskesmas terdekat.
Warning Kesehatan: Kasus Gigi dan Obesitas Tinggi
Berdasarkan hasil pemeriksaan tahun 2025 yang mendominasi usia sekolah hingga lansia, ditemukan data yang menjadi peringatan (warning) kesehatan bagi warga Balikpapan:
1. Kesehatan Gigi: Masalah gigi menjadi temuan tertinggi. Alwiati menyoroti kebiasaan warga yang jarang ke dokter gigi dan baru datang saat sakit.
2. Obesitas: Angka obesitas cukup tinggi mencapai 54,75 persen.
3. Penyakit Tidak Menular: Obesitas memicu penyakit lain seperti hipertensi, yang tercatat masuk dalam 10 besar penyakit tertinggi di Balikpapan.
4. Jantung dan Diabetes: Hasil EKG menunjukkan 16,8 persen peserta mengalami masalah jantung, sementara angka kasus diabetes juga cukup tinggi.
5. Gaya Hidup: Kurangnya aktivitas fisik menjadi penyebab dominan, meski banyak acara olahraga digelar.
"Ini peringatan bagi kita. Meskipun banyak acara olahraga, ternyata belum semua mau mengakses. Merokok juga masih tinggi," ujarnya.
Pemeriksaan Komprehensif
Pemeriksaan CKG meliputi skrining menyeluruh: tanda vital, tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, dan rekam jantung. Layanan ini mencakup usia sekolah (1-6 tahun dan 7-12 tahun), usia produktif, hingga lansia.
Dinas Kesehatan Kota Balikpapan berkomitmen terus menggalakkan program ini untuk mencapai visi kota yang sehat dan kuat. Alwiati mengimbau warga Balikpapan untuk memanfaatkan fasilitas gratis ini guna deteksi dini dan pencegahan penyakit lebih lanjut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....