Dinkes Kaltim Ingatkan Masyarakat Konsumsi Air Minum Sehat
- 18 Apr 2026 09:36 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi air bersih dan sehat menjadi sorotan dalam peringatan Hari Kesehatan Sedunia, terutama terkait maraknya penggunaan air minum tanpa proses pemasakan.
Salah seorang warga Balikpapan, Bahar kepada RRI, menilai masih banyak masyarakat yang terpengaruh tren gaya hidup, termasuk kebiasaan mengonsumsi air tanpa dimasak, yang dinilai belum tentu aman bagi kesehatan.
“Saya pikir yang penting air itu dimasak dulu, karena sekarang banyak yang ikut tren minum air tanpa dimasak,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, dr. Ivan Hariyadi Hardjowidjojo, Selasa, 7 April 2026 menegaskan bahwa air minum yang aman harus memenuhi syarat kesehatan, baik secara fisik maupun melalui pemeriksaan laboratorium.
“Air bersih itu harus tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Jika ada kandungan lain seperti sabun atau zat tertentu, tentu tidak bisa dikatakan sehat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pemasakan air tetap menjadi cara paling sederhana dan efektif untuk membunuh kuman, meskipun sumber air terlihat jernih secara kasat mata.
Selain itu, pengawasan terhadap air minum isi ulang juga perlu dilakukan secara berkala oleh pemerintah daerah, guna memastikan kualitas air tetap terjaga dan bebas dari kontaminasi.
Ivan menambahkan, selain faktor kuman, potensi kandungan logam berat atau zat berbahaya lain dalam air juga perlu diwaspadai, sehingga pemeriksaan laboratorium menjadi langkah penting dalam memastikan keamanan air konsumsi.
Dinas Kesehatan Kaltim mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih sumber air minum serta mengutamakan proses pemasakan guna menjaga kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Video
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....