Program KB Jadi Kunci Cegah Stunting di Samarinda

  • 24 Mar 2026 22:18 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Program keluarga berencana (KB) dinilai memiliki peran strategis dalam menekan angka stunting di Kota Samarinda. Hal ini disampaikan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) dalam upaya meningkatkan kualitas generasi mendatang.

Kepala DPPKB Samarinda, Deasy Evriyani, menjelaskan pengaturan jumlah dan jarak kelahiran sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Keluarga dengan jumlah anak yang terencana, cenderung mampu memberikan perhatian dan pemenuhan gizi yang lebih optimal.

“Kalau anak terlalu banyak, orang tua bisa kewalahan. Akhirnya pemantauan tumbuh kembang tidak maksimal dan itu bisa berujung pada stunting,” ucap Deasy, dikutip Selasa 24 Maret 2026.

Deasy menjelaskan dalam program Odah Bekesah, angka stunting di Samarinda masih berada di atas target nasional. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan sejak usia dini.

Selain faktor ekonomi, Deasy menilai kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya KB juga turut memengaruhi tingginya angka stunting. Oleh karena itu, edukasi terus digencarkan hingga ke tingkat kelurahan.

“KB itu bukan soal membatasi, tapi merencanakan. Kita ingin anak-anak lahir dalam kondisi yang siap, baik secara finansial maupun emosional,” katanya.

Melalui berbagai inovasi layanan, DPPKB berharap masyarakat semakin mudah mengakses informasi dan layanan KB. Kesadaran akan pentingnya perencanaan keluarga dapat meningkat secara signifikan. Program KB diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan generasi emas Indonesia 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....