Gizi Ibu Hamil Jadi Kunci Mencegah Stunting
- 25 Jul 2026 09:47 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Upaya pencegahan stunting tidak hanya dilakukan setelah bayi lahir, tetapi harus dimulai sejak masa persiapan kehamilan. Pemenuhan gizi yang baik sebelum dan selama kehamilan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pertumbuhan janin sekaligus menurunkan risiko stunting pada anak.
Ahli Gizi Puskesmas Palaran, Elia Nurani Rachmi, mengatakan masyarakat masih banyak yang berfokus pada penanganan stunting ketika balita telah lahir. Padahal, pencegahan yang paling efektif dilakukan sejak sebelum seorang perempuan memasuki masa kehamilan.
"Pemenuhan gizi sangat penting sejak sebelum kehamilan maupun selama kehamilan. Jika kebutuhan gizi ibu telah terpenuhi sejak awal, risiko bayi mengalami stunting dapat menurun secara signifikan," ujar Elia. Ia menambahkan bahwa kebutuhan gizi manusia berlangsung sepanjang siklus kehidupan sehingga perhatian terhadap asupan makanan tidak boleh dimulai saat anak sudah lahir.
| Baca juga: MSG Berlebih Bisa Picu Obesitas |
Menurut Elia, ibu hamil membutuhkan asupan gizi yang lebih spesifik karena nutrisi yang dikonsumsi tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Oleh karena itu, protein, zat besi, zink, serta asam folat menjadi beberapa zat gizi yang harus dipenuhi secara optimal.
Ia menjelaskan, ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi yang berpotensi mengalami stunting. Kondisi tersebut dapat diketahui melalui pengukuran lingkar lengan atas, di mana ukuran kurang dari 23,5 sentimeter menjadi salah satu indikator yang perlu mendapat perhatian tenaga kesehatan.
"Protein, terutama protein hewani, sangat penting karena mengandung asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi tubuh. Selain itu, zat besi diperlukan untuk mencegah anemia pada ibu hamil, sedangkan asam folat berperan penting dalam mendukung perkembangan otak dan sistem saraf janin," ucapnya.
| Baca juga: Bahaya Merokok bagi Perokok Aktif dan Pasif |
Elia juga mengimbau ibu hamil untuk menerapkan pola makan bergizi seimbang dan membatasi konsumsi makanan tinggi gula, tepung, serta lemak. Selain itu, konsumsi teh dan kopi sebaiknya dikurangi karena dapat menghambat penyerapan nutrisi yang dibutuhkan tubuh selama kehamilan.
Ia menyarankan agar ibu hamil lebih banyak mengonsumsi air putih atau minuman yang kaya vitamin C guna membantu penyerapan zat gizi dari makanan. Dengan pemenuhan gizi yang tepat sejak sebelum kehamilan hingga masa persalinan, diharapkan angka stunting dapat ditekan dan generasi yang lahir tumbuh lebih sehat, cerdas, serta berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....